April 17, 2026 00:34
Breaking News

Jelang May Day, Polda Jateng Gembleng 372 Personel: Utamakan Pendekatan Humanis dan Profesional

SEMARANG|Bintasara.com -Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Polda Jawa Tengah menggelar Latihan Kesiapan Satuan (Latkatpuan) sebagai langkah strategis memastikan pengamanan aksi berjalan aman, tertib, dan humanis. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Borobudur, Kota Semarang, Senin (13/4/2026).

Sebanyak 372 personel dari berbagai fungsi operasional di jajaran Polres turut ambil bagian dalam pelatihan tersebut. Mereka terdiri dari Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Kasat Samapta, hingga Kasi Humas dan Kasi Propam. Keterlibatan lintas fungsi ini menegaskan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa tidak hanya mengedepankan kekuatan personel, tetapi juga kemampuan komunikasi, negosiasi, serta pengendalian situasi secara profesional.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, yang membuka langsung kegiatan tersebut menekankan pentingnya kesiapan personel dalam menghadapi dinamika sosial yang berkembang menjelang May Day. Ia menyebut sejumlah isu strategis diperkirakan akan mewarnai aksi buruh tahun ini, mulai dari persoalan ketenagakerjaan, kenaikan harga kebutuhan pokok, hingga kebijakan pemerintah.

Baca Juga  Wali Kota Bekasi Pimpin Apel Gabungan Tiga Pilar, Sampaikan Amanat Kapolri Jelang Pengamanan Arus Mudik

“Kehadiran Polri dalam aksi unjuk rasa bukan untuk membatasi, tetapi untuk memastikan setiap aspirasi dapat disampaikan secara aman dan tertib. Pastikan setiap tindakan dilakukan secara profesional sesuai eskalasi yang dihadapi, serta layani masyarakat dengan humanis,” tegas Kapolda.

Ia juga mendorong seluruh jajaran untuk terus melakukan evaluasi melalui proses assessment guna meminimalisir potensi kesalahan di lapangan. Selain itu, pendekatan pencegahan melalui penguatan community policing (Polmas) dan strategi cooling system bersama elemen masyarakat dinilai menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan.

Materi pelatihan dirancang komprehensif, mencakup penegakan hukum terhadap potensi tindakan anarkis, teknik negosiasi, pengendalian massa, hingga manajemen media dan pemenuhan hak asasi manusia (HAM). Polda Jateng juga memberikan pembekalan khusus terkait penanganan aksi yang melibatkan perempuan dan anak sebagai bentuk perlindungan terhadap kelompok rentan.

Baca Juga  Gempa M7,6 Guncang Ternate Maluku Utara, BMKG: Berpotensi Tsunami, Warga Diminta Waspada

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam momentum penyampaian aspirasi publik.

“Di tengah dinamika demokrasi, kehadiran Polri yang humanis menjadi harapan bersama. Melalui pelatihan ini, kami memastikan setiap personel tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memiliki empati dan kepekaan saat bertugas,” ujar Artanto.

Dengan pelatihan ini, Polda Jawa Tengah berharap pelaksanaan aksi May Day 2026 dapat berlangsung kondusif, aman, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

(*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya