BINTASARA.com, HUMBANG HASUNDUTAN – Panen Ubi Jalar menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian yang dijalankan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Humbang Hasundutan.
Melalui kegiatan panen ubi jalar yang dilaksanakan pada Senin (27/07/2026), warga binaan menunjukkan semangat kerja, kedisiplinan, dan produktivitas dalam mendukung program ketahanan pangan.
Keberhasilan Panen Ubi Jalar Rutan ini sekaligus menegaskan komitmen Rutan Humbang Hasundutan dalam menciptakan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kesiapan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat.
Program ketahanan pangan yang dikembangkan Rutan Kelas IIB Humbang Hasundutan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan hasil pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah menyelesaikan masa pidana.
Seluruh proses budidaya ubi jalar, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen dilakukan secara bersama-sama dengan pendampingan petugas pemasyarakatan.
Keikutsertaan warga binaan dalam kegiatan pertanian ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan karakter.
Mereka dilatih untuk bekerja secara disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dalam menyelesaikan setiap tahapan budidaya.
Melalui aktivitas tersebut, warga binaan tidak hanya memperoleh pengalaman praktis di bidang pertanian, tetapi juga membangun mental yang lebih positif dan produktif.
Kepala Rutan Kelas IIB Humbang Hasundutan menjelaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan salah satu implementasi pembinaan kemandirian yang selaras dengan program prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Menurutnya, keberhasilan Panen Ubi Jalar Rutan membuktikan bahwa warga binaan mampu menghasilkan karya yang bermanfaat apabila diberikan pembinaan, pendampingan, serta kesempatan untuk mengembangkan potensi diri.
Ia menambahkan, kegiatan pertanian yang dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan Rutan diharapkan mampu membentuk kebiasaan bekerja yang baik sekaligus meningkatkan rasa percaya diri warga binaan.
Bekal keterampilan tersebut nantinya dapat menjadi modal penting ketika mereka kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat sehingga mampu menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan produktif.
Selain memberikan manfaat bagi warga binaan, program ketahanan pangan juga mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian di lingkungan pemasyarakatan.
Hasil panen menjadi indikator keberhasilan pembinaan yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan yang positif, edukatif, dan bernilai ekonomis.
Keberhasilan panen ubi jalar ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus berpartisipasi aktif dalam berbagai program pembinaan yang diselenggarakan Rutan Kelas IIB Humbang Hasundutan.
Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan disiplin, program pembinaan kemandirian diyakini akan terus berkembang serta menghasilkan warga binaan yang memiliki keterampilan, karakter positif, dan kesiapan untuk berkontribusi secara produktif di tengah masyarakat setelah bebas nanti.
