Agustus 31, 2026 11:45
Breaking News

Maret 15, 2025

Resmikan Groundbreaking Gedung Sekolah, Wawali Harris Bobihoe : Tonggak Baru Ciptakan Generasi Emas Masa Depan

Kota Bekasi, bintasara.com – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe hadiri peresmian groundbreaking gedung Sekolah Menengah Atas Islam Al Azhar 33. Kehadiran wawali Bobihoe didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Warsim, Anggota DPRD Misbah, Camat Pondokgede Zainal Abidin dan Jajaran, Ketua Pembina YAPI.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota mengungkapkan rasa bersyukur dan bangga atas dibangunnya gedung baru SMAI Al Azhar 33 Jati Makmur, menurutnya dengan dibertambahnya gedung sekolah merupakan tonggk baru untuk menciptakan generasi emas di masa depan.

“Alhamdulillah, bersyukur dan bangga atas dibangunnya gedung baru. Ini menjadi tonggak baru untuk menciptakan generasi emas di masa depan,” ucap Wawali Harris Bobihoe

lebih lanjut juga ia menyampaikan SMA Al Azhar 33 dapat menjadi salah satu sekolah yang menguasai pendidikan teknologi, menjalani pendidikan yang berkualitas, mengembangkan keterampilan dan bakat dari peserta didik nantinya, sehingga sekolah ini berperan aktif dalam menyukseskan pendidikan di Indonesia khususnya Kota Bekasi melalui kolaborasi. Ia berharap dengan menyediakan sarana dan prasarana nantinya bisa memberikan pendidikan yang baik dan layak.

Wawali Harris Bobihoe berharap peserta didik di sekolah ini, nantinya ditekankan mengenai softskill dan membangun karakter yang baik, mulai dari sopan santun dan menghargai orang lain serta menjunjung tinggi nilai Pancasila.

Melihat situasi saat ini, Lanjut Wawali Harris Bobihoe menambahkan, banyak anak-anak yang lebih fokus pada gadget dan internet, orang nomor dua itu berharap SMAI Al Azhar 33 mampu memberikan pendidikan karakter yang baik.

“Kemajuan teknologi menjadi tantangan kita membangun karakter untuk anak-anak kita. Saya harap peserta didik kedepannya bisa diberi wawasan juga mengenai kebijakan penggunaan media sosial dan tidak asal menggunakan media sosial. Tidak kalah penting kita harus bisa membangun karakter mental anak-anak yang lebih kuat serta menjunjung tinggi nilai Pancasila,” kata wawali Harris Bobihoe

Saat ini, lebih lanjut wawali Harris Bobihoe diakhir sambutannya menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota Bekasi memiliki program memberikan beasiswa luar negeri kepada generasi muda Kota Bekasi. Kedepan para generasi muda dapat membangun peradaban yang semakin baik.(EZ/Dokpim)

Menghadiri Pameran Seni Meiro Collection Bertajuk Untold Stories, Irene Umar : Ekonomi Kreatif Sebagai The New Engine of Growth

Jakarta, bintasara.com – Irene Umar menghadiri pameran seni Meiro Collection bertajuk ‘Untold Stories’ akhir pekan ini. Pameran ini dilekatkan pada kekayaan sumber daya alam Indonesia untuk membuka mata publik bahwa Indonesia juga kaya akan sumber daya kreatif. Seperti yang disampaikan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf)

Wamenekraf Irene Umarmenyebut pameran ini sejalan dengan tujuan Kemenekraf menjadikan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth atau motor pertumbuhan baru bagi perekonomian Indonesia.

“Kemenekraf akan terus hadir untuk mendukung setiap seniman dan pelaku ekonomi kreatif agar kita bisa maju bersama,” kata Wamenekraf Irene saat menghadiri pameran seni yang digelar di Ranuza Art Hub, Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu, 15 Maret 2025.

Pameran itu menampilkan art toys para seniman dari berbagai negara yaitu Prancis, Jepang, Thailand, Filipina, dan tentunya dari Indonesia. Selain itu, ‘Untold Stories’ diharapkan menjadi wadah diskusi dan kolaborasi yang dapat mendukung ekosistem seni di Indonesia.

“Saya sendiri adalah seorang pecinta mainan dan saya memahami bahwa mengembangkan hobi menjadi profesi bukanlah hal yang mudah. Namun kita harus percaya bahwa ekonomi kreatif telah menjadi the new engine of growth,” imbuh Wamenekraf Irene.

Wamenekraf Irene ingin agar para pelaku ekonomi kreatif seperti dalam pameran ini perlu mendapatkan panggung yang lebih masif. Art toys yang ditampilkan disebut Wamenekraf Irene menjadi bukti nyata bahwa para artis di Indonesia memiliki nilai seni tinggi serta diakui masyarakat global.

“Indonesia bukan hanya pangsa pasar, tetapi juga pencipta sejati. Kolaborasi yang ditampilkan hari ini adalah bukti bahwa kita mampu mentransformasi karya seni dari medium lukisan ke bentuk patung dengan teknik kelas dunia,” ucap Wamenekraf Irene.

“Produk-produk kreatif kita telah diakui secara global, mulai dari koleksi mainan di Hong Kong dan AS hingga partisipasi kita dalam Osaka Expo dengan edisi terbatas buatan dalam negeri. Ini adalah bukti bahwa Indonesia bukan hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga memiliki sumber daya kreatif yang luar biasa,” tambah Wamenekraf Irene yang didampingi Plt Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Kemenekraf Dadam Mahdar.

Secara paralel, Kemenekraf disebut Wamenekraf Irene memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik akan pentingnya ekonomi kreatif. Dukungan dari berbagai pihak tentunya dibutuhkan agar tujuan itu tercapai.

“Kami ingin memastikan bahwa kreativitas dirayakan dan dihargai, serta memberikan peluang bagi para kreator untuk berkembang lebih jauh. Ini membuktikan ke depannya Indonesia is cool dan kita harus bangga akan potensi yang kita miliki,” ucap Wamenekraf Irene.

Monitoring K3, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Mengintruksikan Pernagkat Daerah Untuk Melakukan Pemulihan Kepada Terdampak Banjir

Kota Bekasi, bintasara.com – Melakukan monitoring kegiatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di wilayah Jati Rasa, Kecamatan Jati Asih, pasca bencana banjir yang melanda beberapa waktu lalu.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengintruksikan kepada seluruh pernagkat daerah untuk melalukan kegiatan K3 di wilayah terdampak banjir untuk pemulihannya.

Instruksi ini sampaikan dalam rangka memastikan pemulihan wilayah pasca bencana serta memberikan dukungan kepada masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Dihadiri oleh Kepala BPBD Kota Bekasi, Camat Jati Asih, Lurah Jati Rasa, serta Ketua RW setempat meninjau langsung kondisi pasca banjir dan memberikan bantuan berupa alat kebersihan kepada warga sekitar sebagai bentuk dukungan dalam upaya pemulihan kebersihan lingkungan pasca banjir.

“Monitoring ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam memastikan pemulihan kondisi lingkungan yang lebih baik pasca bencana. Kami juga ingin memastikan seluruh aspek K3 berjalan dengan baik demi keselamatan dan kesehatan warga,” ungkap Tri Adhianto.

Selain itu, Tri Adhianto mengajak warga untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan mereka dengan menggunakan alat kebersihan yang dibagikan. Kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pasca banjir dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan. Pemkot Bekasi juga berkomitmen untuk terus hadir dan mendukung masyarakat dalam berbagai upaya pemulihan dan pembangunan pasca bencana.

120.067 Guru dan Pengawas PAI Terima Tunjangan Profesi Sebelum Lebaran

Jakarta, bintasara.com – 120.067 Guru dan Pengawas PAI Terima Tunjangan Profesi Sebelum Lebaran. Kementerian Agama menegaskan tunjangan profesi bagi 120.067 guru dan pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) akan dicairkan sebelum Idulfitri 1446 H.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran lebih dari Rp828,1 miliar untuk mendukung pencairan tunjangan selama dua bulan ini, Januari dan Februari 2025.

Dirjen Pendidikan Islam Suyitno mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu Asta Cita Presiden Prabowo dan Wapres Gibran.

Menteri Agama Nassarudin Umar juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan kesejahteraan guru yang telah memiliki sertifikat pendidik dan berkomitmen mendidik serta membentuk karakter siswa di sekolah.

“Tunjangan profesi ini adalah bentuk penghargaan negara atas pengabdian para guru yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk mendidik anak-anak bangsa di sekolah.

Sesuai arahan Menag Nasaruddin Umar, kami ingin kesejahteraan mereka terus terjaga, agar mereka dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas mulianya,” ungkap Suyitno di Jakarta, Sabtu (15/3/2025).

Menurutnya, pencairan tunjangan profesi dilakukan sesuai tahapan dan setelah verifikasi berkas persyaratan telah terpenuhi.

“Saya meminta semua jajaran terkait mengupayakan data penerima sudah valid, dan mendorong agar tunjangan tersebut bisa cair sebelum Lebaran IdulfItri. Sehingga, para guru dapat memanfaatkan dana tersebut untuk memenuhi berbagai kebutuhan mereka,” ungkap Suyitno.

Tunjangan profesi ini akan diberikan kepada guru dan pengawas PAI yang memenuhi sejumlah syarat. Di antaranya, aktif sebagai guru atau pengawas PAI yang terdaftar dalam aplikasi SIAGA PAI, memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG), dan memenuhi beban kerja sebagaimana diatur dalam Kepdirjen Pendis No. 697 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi Guru dan Pengawas Pendidikan Agama Islam.

Direktur PAI, M. Munir menyampaikan penerima tunjangan profesi ini merupakan guru dan pengawas PAI, baik yang berstatus ASN (PNS dan PPPK) maupun bukan ASN.

Selain guru yang diangkat Kemenag, sebagian besar dari mereka diangkat adalah guru PAI yang diangkat oleh pemerintah daerah.

“Kami pastikan semua guru dan pengawas PAI di sekolah baik yang diangkat Kemenag maupun pemerintah daerah, terbayarkan tunjangan profesinya. Kemenag telah menyiapkan anggaran pencairan tunjangan profesi untuk dua bulan ini mencapai lebih dari Rp. 282,1 miliar,” tegas M. Munir.

Adapun besaran tunjangan yang diterima masing-masing guru disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. “Seluruh guru dan pengawas PAI yang memenuhi syarat akan menerima haknya sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” tandasnya.

Untuk informasi lebih lanjut silakan download Petunjuk Teknis TPG PAI Tahun 2025.