Agustus 31, 2026 11:47
Breaking News

Maret 14, 2025

Perkuat Perlindungan KI Kemenkum Sahkan Kerjasama Dengan Kemenbud

Jakarta, bintasara.com – Perkuat Perlindungan KI Kemenkum Sahkan Kerjasama Dengan Kemenbud. Mengesahkan kerja sama tersebut Kementerian Hukum (Kemenkum) dengan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (NK).

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan antara Menteri Hukum dan Menteri Kebudayaan, yang dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (KI) dengan Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi.

Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, mengatakan pemerintah Indonesia memiliki peran yang krusial dalam memberikan perlindungan hukum yang memadai bagi hasil karya budaya bangsa.

Dengan perlindungan yang tepat, bangsa Indonesia dapat mencegah penyelewengan terkait hak cipta sekaligus menghargai para pencipta, seniman, dan pelaku budaya.

“Kita tidak hanya dapat mencegah penyalahgunaan hak cipta, tetapi juga memberikan penghargaan yang layak bagi para pencipta dan pelaku budaya atas hasil karya mereka,” ujar Supratman dalam acara penandatanganan kerja sama, Jumat (14/03/2025) di gedung Kemendikdasmen.

Perlindungan kekayaan intelektual, lanjutnya, akan memicu kreativitas masyarakat Indonesia untuk berinovasi guna memperkaya budaya Indonesia.

“Perlindungan ini juga akan membuka ruang bertambahnya kreativitas dan inovasi di dunia kebudayaan, yang pada gilirannya akan memperkaya khazanah budaya Indonesia dan meningkatkan posisi kita di dunia internasional,” ucapnya.

Lulusan ilmu hukum Universitas Muslim Indonesia ini menjelaskan Indonesia memiliki aset dan kekayaan budaya yang luar biasa. Namun di saat yang sama, Indonesia juga menghadapi berbagai tantangan dari dalam maupun luar negeri. Sehingga kerja sama antara Kemenkum dan Kemenbud sangat penting untuk mendukung keberlanjutan kebudayaan Indonesia.

“Kerja sama kita, baik NK maupun PKS, bertujuan untuk memperkuat upaya perlindungan hak-hak kekayaan intelektual terhadap objek-objek budaya yang semakin berkembang. Kerja sama ini juga mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat kedaulatan intelektual dan budaya nasional,” tutur Supratman.

Ia berharap kerja sama Kemenkum dan Kemenbud dapat mempercepat langkah-langkah konkret yang lebih efektif untuk pembangunan kebudayaan dan perlindungan kekayaan intelektual yang lebih baik kedepannya. Kerja sama yang dilakukan saat ini pun akan menjadi landasan bagi kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.

Senada dengan Supratman, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon mengatakan dua bentuk kerja sama yang baru saja ditandatangani ini merupakan langkah strategis Kemenkum dan Kemenbud untuk memajukan kebudayaan Indonesia, termasuk melestarikan, mengembangkan, dan memanfaatkannya bagi kepentingan seluruh warga Indonesia.

“Kita pastikan objek-objek pemajuan kebudayaan yang jumlahnya ada sepuluh, yaitu tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, dan olahraga tradisional memiliki nilai ekonomi,” katanya.

Transformasi Literasi Keuangan dan Digitalisasi Smart untuk Santri Produktif Kemenko PMK Gandeng Beberapa Intansi

Bogor, bintasara.com – Transformasi literasi keuangan dan digitalisasi smart untuk Santri produktif, Kemenko PMK bekerja sama dengan Kementerian Agama, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta mitra industri seperti Samsung dan Meta, meluncurkan program Smart Pesantren di Pondok Pesantren Daarul Mughni Al Maaliki, pada Jumat (14/3/2025).

Program ini ditujukan untuk pesantren dengan jumlah santri di jenjang pendidikan SMP hingga SMA, berkisar antara 1.000 hingga 2.000 orang.

Menko PMK Praktikno menjelaskan bahwa program “Smart Pesantren” memiliki komitmen kuat untuk melakukan transformasi dalam pengelolaan keuangan kelembagaan, dan bertekad untuk mengajarkan santrinya mengenai penggunaan media sosial secara bijak dan produktif.

“Dengan adanya program ini, kami menyambut dengan suka cita gerakan transformasi pesantren yang digagas Ketum PBNU dan RMI PBNU sebagai lokomotif perubahan. Transformasi ini akan menggerakkan pesantren agar lebih adaptif, inovatif, dan kompetitif di era global,” tuturnya.

Program Smart Pesantren mencakup berbagai kegiatan, seperti workshop Implementasi Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS), masterclass Santri Cerdas Digital & Bijak di Era Teknologi, pelatihan transformasi digital untuk pembelajaran pesantren, serta Ramadhan Synergy, yaitu buka puasa bersama Menteri dan pemimpin industri.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyoroti pentingnya literasi keuangan bagi pesantren, mengingat banyak pesantren berada di daerah dengan akses terbatas terhadap layanan keuangan formal.

“OJK ingin meningkatkan pemahaman pengelolaan dana pesantren yang efisien dan cerdas, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan keuangan yang dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas,” jelasnya.

Selain itu, Kemenko PMK bersama Kementerian Agama dan Samsung menginisiasi workshop digitalisasi pembelajaran untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital di pesantren.

Kolaborasi ini lahir dari kebutuhan untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif dan tidak monoton.

Berdasarkan implementasi yang telah berjalan, penggunaan tablet terbukti mampu meningkatkan interaksi antara santri dan kiai secara lebih dinamis. Dengan dukungan ekosistem digital seperti Learning Management System (LMS) dan berbagai konten pembelajaran lainnya, perangkat tablet menjadi sarana yang efektif dan menarik untuk mendukung proses belajar-mengajar di lingkungan pesantren.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, berharap program ini dapat mendorong terwujudnya smart pesantren yang transformatif, baik dalam aspek pengelolaan keuangan yang akuntabel maupun digitalisasi pembelajaran.

“Saya berharap dengan adanya program ini, pesantren dapat mencetak santri yang unggul dan berdaya saing, mampu mengikuti perkembangan zaman, serta memahami pentingnya literasi keuangan,” ucapnya.

Pada acara tersebut turut hadir Direktur Consumer Electronics Display Samsung Hita Supranjaya, Kepala Kebijakan Publik Meta Indonesia dan Timor Leste Berni Moestafa, serta Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Mughni Al Maaliki, KH Mustopa Mughni, beserta jajarannya.

Peduli Sesama, Menekraf Tekankan Pentingnya Berbagi di Momen Ramadan

Jakarta, bintasara.com – Peduli Sesama, Menekraf,  Teuku Riefky Harsya, menghadiri bakti sosial sekaligus memberi santunan kepada yatim piatu, tenaga keamanan, petugas kebersihan, serta teknisi di lingkungan Kementerian yang dipimpinnya. Gedung Film Pesona Indonesia, 14/03/2025

Menekraf, kegiatan bakti sosial dan santunan ini diinisiasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Ekonomi dan Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Barekraf) dalam rangka memberikan inspirasi, peduli sesama, dan mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo yaitu menjadikan negara, perempuan, dan kelompok rentan sebagai bagian dari program prioritas di momentum ramadan yang tenang dan menyenangkan ini.

“Nilai berbagi, bahu membahu untuk saling meringankan antara sesama menjadi bagian penting bagi segenap eleman masyarakat, tidak terkecuali bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif. Lebih lagi, momentum tersebut dilakukan di bulan yang penuh berkah seperti Ramadan,” ujar Menekraf Riefky.

Menekraf Riefky mengatakan nilai-nilai berbagi dan saling peduli ini sangat penting dalam meningkatkan solidaritas sesama manusia.

Penasehat DWP Kemenekraf/Barekraf, Adinda Yuanita, dalam sambutannya, memberikan apresiasi atas terselenggara acara sosial ini.

“Para ibu tangguh bahu membahu membuat kita kumpul bersama dengan tujuan yang mulia yaitu memberikan tali kasih dan sharing antarteman-teman yang membutuhkan. Semua itu, tidak lepas dari peran ibu Dharma Wanita dan BNI. Saya berharap kegiatan ini terus dilakukan untuk mendapat berkah pada bulan Ramadan ini,” ujar Adinda.

Sementara itu, Pimpinan Cabang BNI Harmoni, Demsia Kaawoan mengatakan BNI merasa terhormat diundang untuk hadir dalam acara ini. “Dengan kesibukan kita, perlu juga memberi waktu untuk berbagi dan melakukan hal positif untuk sesama. Lebih lagi kegiatan ini dilakukan di bulan Ramadan,” ungkap Demsia.

Sinergi dan kolaborasi baik pemerintah, komunitas, dan sektor swasta menjadi bagian penting dalam kegiatan ini sehingga memberi dampak nyata bagi masyarakat. Tidak hanya dalam Ramadan, tetapi juga sebagai bentuk kegiatan peduli dan kemanusiaan yang menjadi upaya untuk ditingkatkan pada bulan-bulan berikutnya.

“Komunikasi dan kolaborasi ini harus terus dijaga dan ditingkatkan sehingga sinergi antara BNI dan Kemenekraf terus berlanjut untuk melakukan hal-hal yang positif,” tambah Demsia.

Turut mendampingi Menekraf Riefky untuk memberi santunan secara simbolis, Penasehat DWP Kementerian Ekraf/Badan Ekraf, Adinda Yuanita dan perwakilan dari Bank Negara Indonesia (BNI), Demsia Kaawoan sebagai Pimpinan Cabang BNI Harmoni.

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo dalam Peluncuran Mekanisme Baru Tunjangan Guru

Jakarta, bintasara.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri peluncuran mekanisme baru penyaluran tunjangan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah langsung ke rekening guru penerima, bertempat di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta, Kamis (13/03/2025).

Presiden Prabowo menekankan bahwa pendidikan adalah faktor utama dalam membangun negara dan mewujudkan kesejahteraan. Oleh sebab itu, pemerintah memprioritaskan sektor pendidikan dalam alokasi anggaran nasional.

“Sesungguhnya dalam pembangunan suatu bangsa, nation building, satu-satunya jalan menuju keberhasilan suatu negara, keberhasilan suatu bangsa, pada dasarnya adalah pendidikan. Pendidikan akan menentukan apakah bangsa itu bisa jadi sejahtera, bisa jadi makmur,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk menciptakan pemerintahan yang transparan dan bebas dari korupsi dan mengutarakan pentingnya pengelolaan anggaran negara yang tepat dan efisien, guna memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketua BPK RI, Isma Yatun Meninjau aset PT. Angkasa Pura Yang Akan di Pinjam Pakai Oleh TNI AU khususnya Lanud Sultan Hasanuddin

Makassar, bintasara.com – Komandan Lanud (Danlanud) Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., menerima kunjungan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, Dr. Isma Yatun, CSFA., CFrA, bertempat di Ruang Rapat Supernova, Baseops, Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Kamis (13/3/2025).

Kunjungan ketua BPK RI di Lanud Sultan Hasanuddin dalam rangka melaksanakan peninjauan aset PT. Angkasa Pura yang akan dipinjam pakai oleh TNI AU khususnya Lanud Sultan Hasanuddin.

Setelah melaksanakan peninjauan,  Ketua BPK RI bersama Danlanud Sultan Hasanuddin beserta rombongan mengunjungi Skadron Udara 11, Skadron Udara 5, Skadron Udara 33 dan Skatek 044 Lanud Sultan Hasanuddin.

Setelah melaksanakan kunjungan di beberapa Skadron Udara, Danlanud Sultan Hasanuddin dan Ketua BPK RI menerima pemaparan dari Komandan Wing Udara 5, Kolonel Pnb Hilman L. P. Ambarita., M. M. S., Danskadron Udara 5 Lanud Hnd Letkol Pnb Devi Oktaviandra, Danskadron Udara 11 Lanud Hnd Letkol Pnb Andry Libarsyah A., Danskadron Udara 33 Lanud Hnd Letkol Pnb A. Muh. Averroes dan Danskatek 044 Lanud Hnd Letkol Tek Dimas Prasetyo.

Usai menerima paparan, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Lanud Sultan Hasanuddin berperan aktif menjaga stabilitas wilayah udara, termasuk sebagai penyangga keamanan udara Ibu Kota Nusantara (IKN). “Untuk mendukung tugas tersebut Lanud Sultan Hasanuddin membutuhkan perluasan lahan sebagai mana idealnya pangkalan operasional,” ungkapnya.

Menekraf Riefky, Menghadiri Peluncuran Film Animasi Jumbo Yang Resmi Dirilis Tayang Di Bioskop Pada Momentum Libur Lebaran 2025

Jakarta, bintasara.com – Dukungan nyata dari Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) menjadi kunci kesuksesan film animasi Jumbo menembus pasar internasional. Visinema mengapresiasi langkah konkret Kemenekraf yang membantu Jumbo dari tahap awal hingga eksekusi. Keberhasilan ini membuktikan bahwa talenta animasi Indonesia mampu bersaing di tingkat global, didukung Kemenekraf untuk terus memajukan industri kreatif tanah air.

Kesaksian itu disampaikan Visinema pada Gala Premier Jumbo digelar di Epicentrum XXI, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2025, yang dihadiri oleh Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabarekraf), Teuku Riefky Harsya, serta Deputi Bidang Kreativitas Media, Agustini Rahayu.

Menekraf Riefky memberikan apresiasi terhadap perkembangan sektor perfilman dan animasi Indonesia, salah satunya melalui dukungan penuh terhadap peluncuran film animasi Jumbo. Film ini resmi dirilis dan siap tayang di seluruh bioskop Indonesia pada momentum libur Lebaran 2025.

Dalam sambutannya, Menekraf Riefky menyatakan Jumbo merupakan contoh nyata karya animasi lokal yang mampu bersaing di pasar global.

“Hari ini kita tidak hanya menyambut peluncuran sebuah film, tetapi juga merayakan salah satu pencapaian besar industri animasi Indonesia. Jumbo adalah bukti nyata bahwa industri kreatif Indonesia semakin kuat, inovatif, dan siap bersaing di tingkat global,” ujarnya.

Kemenekraf telah memberikan dukungan penuh terhadap produksi film animasi Jumbo sejak tahap awal, termasuk sebelum trailer resmi diluncurkan. Dukungan ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, melalui Bappenas, untuk memperkuat ekosistem animasi Indonesia. Menekraf Riefky menjelaskan dukungan tersebut mencakup kebijakan strategis yang tepat sasaran dan tepat guna.

“Kami hadir sebagai jembatan antara para pelaku ekonomi kreatif dengan mitra-mitra strategis, agar pengembangan tiap subsektor dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Selain itu, sejalan dengan expert survey yang kami lakukan pada tahun 2024, subsektor Film, Animasi, dan Video (FAV) diprediksi menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat. Hal ini dibuktikan pada 2024 jumlah penonton film Indonesia mencapai rekor 82 juta penonton, melampaui capaian di 2023 sebesar 54 juta penonton. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk mendorong lebih banyak karya lokal agar bisa menembus pasar internasional,” jelasnya.

Film animasi Jumbo tidak hanya akan tayang di dalam negeri, tetapi juga akan tayang di 17 negara seperti Turki, Mongolia, Rusia dan beberapa negara Eropa. Group President Visinema dan CEO Visinema Studios, Herry B. Salim menyebut pencapaian ini sebagai langkah awal bagi industri animasi Indonesia untuk menciptakan evergreen intellectual property (IP) yang diakui secara global.

“Mungkin sudah banyak yang tahu kalau kita bicara evergreen IP seperti Toy Story, Frozen, dan lain sebagainya, di mana itu semua milik IP luar negeri, dan Indonesia belum sampai mempunyai itu. Harapannya semoga Jumbo ini menjadi langkah awal untuk Indonesia mempunyai evergreen IP yang nantinya bukan hanya menjadi tuan rumah di Indonesia tetapi juga bisa didengar di mancanegara,” kata Herry dalam jumpa pers seusai gala premier.

Founder and Group CEO Visinema, Angga Dwimas Sasongko, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan nyata yang diberikan oleh Kemenekraf/Barekraf.

“Saya sebagai kreator sangat bersyukur dan terima kasih terhadap Kementerian Ekonomi Kreatif saat ini yang sangat responsif dan inisiatifnya sangat luar biasa. Pak Riefky, Bu Irene, beserta tim enggak hanya memberikan janji manis, tetapi kita mendapat dukungan nyata sehingga Jumbo bisa menjangkau dengan sangat luas, mulai dari brainstorm hingga eksekusi. Karena kuncinya bagaimana IP ini bisa dikenal secara luas sehingga kita bisa memenangkan market kita sendiri. Dan apa yang dilakukan Kemenekraf membuat itu jadi mungkin hari ini,” ungkap Angga.

Keberhasilan Jumbo menembus pasar internasional tidak hanya menjadi pencapaian bagi satu film, tetapi juga bukti bahwa talenta animasi Indonesia mampu menciptakan karya berstandar global. Menekraf Riefky menegaskan komitmen Kemenekraf untuk terus mendukung industri animasi.

“Kami percaya bahwa industri animasi di Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang. Oleh karena itu, kami mendukung penuh para animator dan pelaku industri untuk terus menciptakan karya yang kompetitif dan berdaya saing di pasar global,” tutup Menekraf Riefky.

Berada di Tenda Pengungsian Berhari-hari Akibat Banjir, Warga Kota Bekasi Berangsur Kembali Kerumah Masing Masing

Kota Bekasi, bintasara.com – Berdasarkan data terbaru dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, seluruh Pengungsi korban bencana banjir yang berada di tenda pengungsian Gudang BNPB telah kembali ke rumah masing-masing dan beraktifitas kembali. Jum’at, (14/03/2025).

Kondisi ini menunjukkan bahwa penanganan pasca banjir yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bekasi yang bekerjasama dan didukung dari berbagai pihak, berangsur-angsur mulai membaik terutama fokus pada pembersihan sendimen pasca banjir berupa lumpur yang awalnya menutup akses jalan umum dan rumah warga sudah berhasil dibersihkan.

Namun demikian, Pemerintah Kota Bekasi akan tetapi menyalurkan bantuan kebutuhan dasar termasuk air mineral dan makanan siap saji termasuk alat kebersihan.

Pemerintah Kota Bekasi juga tetap menyiapkan Alat Berat sebanyak 18 unit dengan rincian 5 unit dari DBMSDA, 2 unit dari BBWSCC, 5 unit dari Dinas LH, 5 unit dari DKI Jakarta dan 1 unit dari BPBD Provinsi Jawa Barat. Selain itu, Dumtruck tersedia sebanyak 41 unit dari DBMSDA 3 unit, Dinas LH 28 unit dan DKI Jakarta 10 unit. Disediakan juga mobil siram sebanyak 39 unit terdiri dari DBMSDA 13, Disdamkarmat 14, BPBD Kota Bekasi 1, BNPB 1 dan BPBD Provinsi Jawa Barat 1 mobil.

Diharapkan kondisi terkini akan semakin membaik dan penanggulangan pasca banjir yang terus diupayakan akan terus berlangsung secara optimal dan membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir (IF/Mms/Diskominfostandi)

Transformasi GNRM di DIY, Kemenko PMK Dorong Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa

Yogyakarta, bintasara.com – Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Warsito menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat karakter dan jati diri bangsa.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja Kelompok Kerja GNRM di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), secara daring via zoom, pada Kamis, (13/3/2025).

Deputi Warsito menyatakan, Kemenko PMK
mengakselerasi transformasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) dengan pendekatan yang lebih strategis. GNRM menjadi Gerakan Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa.

“Fokus utama dalam transformasi ini mencakup integritas, etos kerja, gotong royong, pendidikan karakter, ideologi Pancasila, serta moderasi beragama,” ungkapnya.

Warsito menegaskan bahwa p erubahan ini bukan sekadar program pemerintah, tetapi harus menjadi gerakan yang tumbuh dari akar rumput masyarakat. “Bukan sekadar instruksi dari atas. Indonesia Melayani, misalnya, harus menjadi semangat bersama, bukan hanya untuk ASN,” ujarnya.

Diskusi dalam rapat ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Organisasi Perangkat Daerah DIY, akademisi, dan tokoh masyarakat dalam Gugus Tugas Daerah (GTD) GNRM DIY. Berbagai strategi dibahas, seperti inovasi sosial dalam transformasi ekonomi dan penguatan nilai kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Sebagai salah satu daerah dengan capaian terbaik dalam implementasi GNRM, DIY mencatat kenaikan Indeks Capaian Revolusi Mental (ICRM) sebesar 1,35 poin dalam dua tahun terakhir, mencapai 81,38 pada 2023. Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis budaya lokal, DIY diharapkan menjadi model nasional dalam penguatan karakter dan jati diri bangsa.

Poltekpar Melalui Jalur SBM Mencetak Calon-Calon SDM Unggul

Jakarta, bintasara.com – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan Seleksi Bersama Masuk (SBM) Politeknik Pariwisata Tahun Akademik 2025/2026, secara resmi dibuka mulai 12 Maret hingga 17 Mei 2025.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam sambutannya secara daring dalam acara pembukaan SBM yang berlangsung secara hybrid di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (12/3/2025) mengatakan, pembukaan SBM ini menjadi wujud penting karena berfokus pada pengembangan pendidikan dan persiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan serta peluang di industri pariwisata dan hospitality yang terus berkembang.

“Dari masa ke masa Politeknik Pariwisata terus berinovasi dengan pendidikan yang aplikatif dan relevan dengan tren global. Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung melalui praktik dan kesempatan bekerja magang di perusahaan, serta destinasi wisata ternama yang tenunya akan memperkaya pemahaman dan keterampilan mereka,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti.

Program yang ditawarkan Poltekpar diarahkan untuk selalu sesuai dengan kebutuhan industri, mencakup manajemen hotel, event organizer, travel agent hingga pariwisata keberlanjutan.

Dengan kurikulum yang selalu diperbarui, lulusan Poltekpar ditargetkan memiliki keunggulan kompetitif dan siap bersaing di dunia kerja segera serta setelah kelulusan mereka.

Berdasarkan data sementara mengenai tingkat penyerapan lulusan mahasiswa Poltekpar, tercatat rata-rata rasio kelulusan mahasiswa mencapai 90,9 persen dengan waktu tunggu maksimal 3 bulan untuk mulai bekerja.

“Karena itu, saya mengajak para calon mahasiswa untuk bergabung dengan keluarga besar Politeknik Pariwisata dan bersama-sama membangun pariwisata Indonesia,” ajak Menteri Pariwisata Widiyanti.

Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur dan Pendidikan Vokasi Kemenpar, Andar Danova L. Goeltom, menjelaskan selain jalur SBM, Poltekpar juga membuka jalur penerimaan mahasiswa baru melalui Seleksi Mandiri Masuk (SMM).

Untuk jalur SBM Poltekpar, pendaftaran dan seleksi dilakukan secara bersama dan terintegrasi untuk enam Poltekpar di bawah naungan Kementerian Pariwisata yaitu Poltekpar NHI Bandung, Poltekpar Bali, Poltekpar Makassar, Poltekpar Medan, Poltekpar Palembang, dan Poltekar Lombok.

Sementara untuk jalur SMM Poltekpar, seleksi penerimaan mahasiswa baru akan diselenggarakan oleh masing-masing Poltekpar sesuai dengan tahapan seleksi dan ditetapkan secara mandiri.

“Pada tahun akademik 2025/2026, Poltekpar menyediakan kuota penerimaan sebesar 3.645 mahasiswa. Yang terdiri dari jalur SBM sebanyak 60 persen atau 2.187 mahasiswa dan dari jalur SMM sebanyak 40 persen atau 1.458 mahasiswa,” kata Andar.

Adapun rincian kuota di masing-masing Poltekpar sebagai berikut;
1. Politeknik Pariwisata NHI Bandung, menerima jalur SBM sebanyak 465 mahasiswa dan jalur SMM sebanyak 310.
2. Politeknik Pariwisata Bali, menerima jalur SBM sebanyak 414 mahasiswa dan jalur SMM sebanyak 276.
3. Politeknik Pariwisata Makassar, menerima jalur SBM sebanyak 360 mahasiswa dan jalur SMM sebanyak 240.
4. Politeknik Pariwisata Medan, menerima jalur SBM sebanyak 492 mahasiswa dan jalur SMM sebanyak 328.
5. Politeknik Pariwisata Palembang, menerima jalur SBM sebanyak 240 mahasiswa dan jalur SMM sebanyak 160.
6. Politeknik Pariwisata Lombok, menerima jalur SBM sebanyak 216 mahasiswa dan jalur SMM sebanyak 144.

Bagi calon mahasiswa baru, pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman website https://sbmpoltekpar.kemenpar.go.id/.

Proses seleksi akan melalui dua tahapan. Yang pertama adalah tes potensi skolastik, psikotes, dan wawancara yang akan dilaksanakan pada 27 hingga 29 Mei 2025. Kedua, pemeriksaan kesehatan yang akan dilaksanakan pada 12 hingga 20 Juni 2025. Sementara, untuk pengumuman kelulusan akhir jalur SBM Poltekpar akan dilaksanakan pada 26 Juni 2025.

“Kami berharap proses PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) Poltekpar melalui jalur SBM ini dapat berjalan dengan lancar dan berjalan dengan sukses. Terutama dalam upaya mencetak calon-calon SDM pariwisata unggul dan berkompeten sesuai yang kita harapkan,” ujar Andar.

Turut hadir dalam peluncuran SBM Poltekpar, Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa; Deputi Bidang Sumberdaya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Martini Muhammad Paham; Wakil Ketua Tim Advisory Board Kementerian Pariwisata, Edward Rudolf; para pejabat struktural dan fungsional di seluruh Politeknik Pariwisata; serta para dosen dan tenaga kependidikan di seluruh Politeknik Pariwisata.

Hadir pula Ketua Himpunan Lembaga Pendidikan Tinggi Pariwisata Indonesia, Diena M. Lemy; Ketua Umum Asosiasi SMK Pariwisata Seluruh Indonesia, Hadi Sutrisno; Perwakilan State Secretariat for Economic Affairs (SECO) Swiss Indonesia, Muhammad Khalil Rahim; perwakilan Japan International Cooperation Agency, Nazalia Purniadewi; perwakilan Swiss Skills for Competitiveness, Marcel Tasha; dan perwakilan Institut Français Indonesia, Catherine Toping.

Percepat Pelayanan, Kini Harmonisasi Raperda di Kaltim Selesai Dalam Satu Hari

Jakarta, bintasara.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Kalimantan Timur (Kaltim) meluncurkan inovasi pelayanan Harmonis alias Harmonisasi One Day Service. Layanan ini memastikan proses harmonisasi rancangan peraturan daerah (raperda) di bidang keuangan, administrasi kewilayahan, dan pembangunan daerah, diselesaikan dalam jangka waktu 1×24 jam.

Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, mengatakan jajaran Kemenkum terus melakukan inovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Layanan Harmonis ini sangat diperlukan untuk mempercepat pembentukan peraturan perundang-undangan di daerah, khususnya wilayah Kaltim dan Kalimantan Utara (Kaltara).

“Pengembangan inovasi merupakan langkah nyata dalam percepatan serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Harmonisasi One Day Service adalah inovasi yang sangat luar biasa dan memang dibutuhkan dalam rangka percepatan pembentukan peraturan perundang-undangan di daerah,” ujar Supratman yang hadir secara daring dalam acara peluncuran inovasi pelayanan Kanwil Kemenkum Kaltim, Kamis (13/03/2025).

Ia menjelaskan tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik terus meningkat. Pemerintah pun melakukan perbaikan, penyederhanaan regulasi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Tujuannya adalah mendorong munculnya model-model pelayanan yang inovatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bersamaan dengan inovasi Harmonis, Kanwil Kemenkum Kaltim turut meluncurkan empat inovasi lainnya yaitu PENA KAMPUS (Perancang, Penyuluh, Analis mengajar-belajar di Kampus), OBSESI SI RANUM (Obrolan Seputar Tugas dan Fungsi Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum), POJOK LITERASI HUKUM dan P3H MENJAWAB.

Kepala Kanwil Kemenkum Kaltim, Ikmal Idrus, mengatakan kelima inovasi tersebut hadir dalam rangka menciptakan layanan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Terkait harmonisasi, tuturnya, layanan baru Kanwil ini dapat menciptakan regulasi yang berkualitas, memberikan kepastian hukum, dan memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.

Aplikasi E-Harmonisasi Kemenkum dan lima layanan inovasi Kanwil Kemenkum Kaltim merupakan wujud nyata dalam mempercepat dan meningkatkan akurasi proses harmonisasi produk hukum daerah khususnya di wilayah Kaltim dan Kaltara,” pungkasnya.

Ikmal menilai bahwa tantangan pembangunan hukum yang ada dapat diatasi melalui sinergi antara semua pemangku kepentingan, yaitu Kanwil Kemenkum, pemerintah daerah, serta akademisi. Kolaborasi semua pihak akan menghasilkan produk hukum yang sesuai standar dan berkualitas.

“Kita butuh sinergi. Kita tingkatkan kolaborasi untuk menguatkan kapasitas dalam melakukan harmonisasi daerah,” tutupnya.

Dua Triliun Rupiah Anggaran TPG Madrasah Cair Sebelum Lebaran

Jakarta, bintasara.com – Kabar baik bagi guru madrasah datang dari Kementerian Agama. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam memastikan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru madrasah periode Januari – Februari 2025 akan cair sebelum lebaran.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amin Suyitno, menyampaikan bahwa proses pencairan tengah dipersiapkan. Surat Perintah Membayar (SPM) dibuat mulai 17 Maret 2025. Sehingga, dana TPG diharapkan telah masuk ke rekening guru madrasah pekan depan.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo dan Menag Nasaruddin Umar, kami memastikan pencairan tunjangan profesi bagi guru madrasah berjalan sesuai jadwal. Kita siapkan anggaran sebesar kurang lebih Rp2 triliun yang akan cair sebelum lebaran, 18 sampai 24 Maret 2025,” terang Suyitno di Jakarta, Jumat (14/3/2025).

“Ini merupakan bentuk komitmen keberpihakan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama, untuk memberikan kesejahteraan dan profesionalisme guru madrasah di seluruh Indonesia,” lanjutnya.

TPG bagi guru madrasah yang PNS diberikan sebesar satu kali gaji pokok sesuai pangkat dan golongannya. Sementara tunjangan bagi guru madrasah non-ASN yang belum inpassing, saat ini akan diberikan sebesar Rp1.500.000 terlebih dahulu.

Terkait peningkatan TPG sebesar Rp500 ribu bagi guru madrasah Non PNS non-inpassing, akan segera disusulkan setelah payung hukumnya terbit, berupa revisi PMA tentang pembayaran TPG,” sebut Suyitno.

“Peningkatan TPG bagi guru Non PNS non inpassing ini bertujuan untuk memberikan apresiasi dan kesejahteraan yang lebih baik bagi para guru, serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan di madrasah seluruh Indonesia”, tambahnya.

Direktur GTK Madrasah, Thobib Al-Asyhar, menambahkan bahwa TPG diberikan kepada guru yang telah memenuhi persyaratan, antara lain:

1. Memiliki sertifikat pendidik yang telah terdaftar dalam sistem EMIS GTK Kemenag.
2. Memenuhi beban mengajar minimal 24 jam tatap muka per minggu.
3. Memiliki hasil Penilaian Kinerja Guru (PKG) minimal baik.

Anggaran TPG telah tersedia pada satuan kerja Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota masing-masing. Thobib mengatakan, pihaknya telah menerbitkan mekanisme pencairan yang tertuang dalam Keputusan Dirjen Pendis Nomor 720 Tahun 2025.

Untuk kelancaran pencairan TPG, Thobib mengimbau kepada guru calon penerima tunjangan untuk memperhatikan beberapa hal berikut:

1. Memeriksa data kepegawaian dan rekening bank yang terdaftar untuk menghindari kendala teknis.
2. Memastikan kehadiran dan beban kerja telah terinput di sistem EMIS GTK.
3. Melaporkan kendala pencairan ke Kantor Kementerian Agama setempat untuk mendapatkan solusi lebih lanjut.

“Kementerian Agama berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran tunjangan profesi guru madrasah langsung ke rekening guru. Proses pencairan akan terus dimonitor agar berjalan tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tutupnya.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Lakukan Kegiatan Tarawih Keliling di Masjid Ar-Rosyadah Kelurahan Jatirasa Kecamatan Jatiasih

Bekasi, bintasara.com – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto lakukan kegiatan tarawih keliling di Masjid Ar-Rosyadah Kelurahan Jatirasa Kecamatan Jatiasih, pendamping hadir Asda II, Inayatullah, Kepala BKPSDM, Hudi Wijayanto, Kepala Distaru, Dzikron, Kepala Disparbud, Arief Maulana dan beberapa kepala OPD lainnya.

Tri Adhianto menceritakan bahwa Kelurahan Jatirasa ialah salah satu jadi titik banjir pada pekan lalu, ia berpendapat bahwa musibah pada pekan lalu ialah datangnya dari Allah SWT, peran kita sebagai manusia berikhtiar karena sudah mendapat ujian pada pekan ini kita lakukan secara bersama pembersihan dan menjadi recovery untuk beberapa pembangunan infrastruktur wilayah yang terdampak banjir.

“Pemerintah Kota Bekasi khususnya aparaturnya diintruksikan sudah 2 minggu yg lalu untuk bekerja sama bergotong royong membersihkan pasca banjir ini, pekan depan kita recovery apa yang harus menjadi titik pembangunan yang rusak.” ujar Tri Adhianto

Dalam sambutannya, ia juga sampaikan bahwa Kota Bekasi telah memiliki target pada tahun 2026 untuk menjadi tuan rumah POR PROVINSI, dan telah menyelesaikan serta dalam tahap pembangunan lagi sarana prasana olahraga di Stadion Patriot Chandrabaga.

“mudah mudahan, target tercapai dalam tahun ini terkait sarana olahraga, kita sudah rampung GOR untuk atletik, lapangan voli, dan badminton, juga area sepatu roda yang bertaraf nasional.” papar Wali Kota.

Dalam bulan Ramadhan ini, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat khususnya para orang tua terus memantau para putranya dirumah, agar tidak ikut campur dalam kekerasan tawuran, hal ini sangat menjadi peringatan keras karena setiap bulan suci Ramadhan selalu ekstra dalam pengawasan dari pihak kepolisian.

Tri Adhianto berharap momen baik ini melalui tarawih keliling bisa menyerap aspirasi dan masukan untuk Pemerintah Kota Bekasi, karena langsung adanya tanggapan dari masyarakat.