September 16, 2026 05:50
Breaking News

WBP Lapas Gunungsitoli Praktik Cuci Tangan Demi Kesehatan

BINTASARA.com, GUNUNGSITOLI – Sosialisasi cuci tangan menjadi salah satu upaya Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli dalam meningkatkan kesadaran Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terhadap pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan berlangsung di lingkungan Lapas Gunungsitoli pada Sabtu (12/09/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh dokter Lapas Kelas IIB Gunungsitoli dengan melibatkan peserta magang bidang keperawatan.

Kolaborasi tersebut mendukung penyampaian edukasi kesehatan secara langsung kepada WBP sekaligus memberikan kesempatan bagi peserta magang untuk menerapkan pengetahuan keperawatan dalam kegiatan pembinaan.

Dalam kegiatan sosialisasi cuci tangan WBP Lapas Gunungsitoli, dokter memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehat.

Dokter menjelaskan bahwa mencuci tangan dengan benar menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap hari untuk menjaga kebersihan diri dan membantu mencegah penyebaran berbagai penyakit.

Petugas juga menjelaskan waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, terutama sebelum dan sesudah melakukan aktivitas tertentu.

Penyampaian materi menggunakan bahasa yang sederhana agar seluruh WBP dapat memahami informasi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah penyampaian materi, peserta magang bidang keperawatan melanjutkan kegiatan dengan memberikan praktik langsung mengenai tata cara mencuci tangan yang benar.

Peragaan tersebut membantu WBP memahami setiap tahapan mencuci tangan secara lebih mudah karena mereka dapat melihat sekaligus mengikuti praktik yang diberikan.

Melalui praktik tersebut, WBP tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan tangan.

Lapas Gunungsitoli mendorong WBP untuk menjadikan kebiasaan mencuci tangan sebagai bagian dari rutinitas selama menjalani masa pembinaan.

Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat juga dapat memberikan manfaat bagi lingkungan hunian.

Ketika WBP menjaga kebersihan diri dan membiasakan mencuci tangan dengan benar, mereka turut mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.

Kegiatan sosialisasi cuci tangan WBP Lapas Gunungsitoli berlangsung dengan lancar dan kondusif.

Para WBP mengikuti penyampaian materi serta praktik dengan baik dan menunjukkan perhatian terhadap edukasi kesehatan yang diberikan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Gunungsitoli dalam memberikan pembinaan yang menyeluruh kepada WBP.

Pembinaan tidak hanya mencakup aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga memperhatikan kesehatan serta pembentukan kebiasaan positif.

Edukasi pola hidup bersih dan sehat diharapkan menjadi bekal bagi WBP selama menjalani masa pembinaan.

Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan benar diharapkan dapat terus mereka terapkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Dengan adanya edukasi dan praktik secara langsung, Lapas Gunungsitoli terus mendorong WBP untuk memiliki kesadaran terhadap kesehatan diri dan lingkungan.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung proses pembinaan sekaligus membentuk perilaku positif yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 PT Media Bintasara Design By BobRiva