Oktober 29, 2026 21:37
Breaking News

Tampil Memukau, Pegawai Lapas Gunungsitoli Pukau Fashion Sumut 2026 Lewat Wastra Nias

BINTASARA.com, MEDAN – Salah seorang pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunungsitoli, Yuslian Harefa, S.K.M., tampil memukau dalam ajang Sumut Fashion Tendance 2026 yang digelar di Tiara Convention Center Medan. Rabu, 26 Oktober 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Yuslian membawakan karya busana batik dengan konsep Wastra Nias yang dipadukan dengan sentuhan etnik modern, sehingga menghadirkan perpaduan antara kekayaan budaya leluhur dan tren mode masa kini.

Penampilannya mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan, desainer, serta pegiat fashion yang hadir.

Pada momen yang sama, Yuslian Harefa juga resmi dilantik sebagai anggota Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Sumatera Utara.

Pelantikan ini menjadi langkah penting baginya untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi di bidang desain busana, khususnya dalam mengangkat motif dan nilai-nilai budaya Nias ke panggung yang lebih luas.

Melalui wadah APPMI, ia berkomitmen untuk memperkenalkan Wastra Nias sebagai identitas budaya yang mampu bersaing di industri mode nasional.

Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh jajarannya.

Lanjutnya, Kami sangat mengapresiasi pencapaian saudara Yuslian Harefa. Ini membuktikan bahwa pegawai pemasyarakatan tidak hanya berdedikasi dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu berkontribusi dalam melestarikan budaya daerah dan mengharumkan nama institusi.

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus mengembangkan potensi diri secara positif,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin mengenal kekayaan budaya Nias, khususnya Wastra Nias, yang memiliki nilai seni tinggi dan layak dikembangkan di industri kreatif.

Selain itu, prestasi ini juga menunjukkan kepada publik bahwa insan pemasyarakatan memiliki beragam talenta dan aktif berperan di tengah masyarakat, sehingga dapat membangun citra positif Lapas sebagai institusi yang humanis, inspiratif, dan dekat dengan masyarakat.

Kisah ini pun diharapkan menginspirasi generasi muda Nias untuk bangga terhadap budayanya serta berani berkarya hingga ke tingkat yang lebih tinggi.

© 2026 PT Media Bintasara Design By BobRiva