BINTASARA.com, RANTAUPRAPAT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat memperkuat komitmen pemberantasan narkoba melalui tes urine secara mendadak terhadap 10 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (28/10/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata jajaran Lapas dalam mendukung program Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) serta menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Petugas melaksanakan pemeriksaan mulai pukul 14.00 WIB dengan melibatkan Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat), tim medis, serta dokter Lapas Kelas IIA Rantauprapat.
Seluruh petugas menjalankan pemeriksaan sesuai prosedur untuk memastikan proses pengambilan sampel dan pengujian berlangsung tertib serta transparan.
Dalam pelaksanaannya, petugas memilih 10 warga binaan secara acak dari berbagai blok hunian.
Metode sampling tersebut bertujuan memperkuat pengawasan dan mendukung deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas.
Melalui tes urine Lapas Rantauprapat, petugas juga memastikan bahwa upaya pencegahan berjalan secara konsisten dan menjangkau warga binaan secara objektif.
Tes Urine Mendadak Perkuat Deteksi Dini Narkoba
Kasubsi Bimkemaswat menjelaskan bahwa pemeriksaan urine secara mendadak merupakan salah satu langkah preventif untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban.
Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari pengawasan internal guna meningkatkan kedisiplinan serta memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam memberantas peredaran gelap narkotika.
Tim medis dan dokter mengawal setiap tahapan pemeriksaan, mulai dari pengambilan sampel urine hingga pengujian menggunakan alat drug strip test.
Petugas kesehatan memastikan prosedur berjalan sesuai ketentuan agar hasil pemeriksaan dapat diketahui secara tepat.
Berdasarkan hasil pengujian terhadap 10 warga binaan, dokter Lapas mengonfirmasi bahwa seluruh sampel menunjukkan hasil negatif (-) terhadap jenis narkotika yang diperiksa.
Hasil tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan berkala untuk mempertahankan kondisi Lapas yang aman dan kondusif.
Lapas Rantauprapat Konsisten Dukung Zero Halinar
Jajaran Bimkemaswat bersama tim medis menegaskan komitmen untuk melaksanakan tes urine secara rutin dan berkala tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Langkah tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus mempersempit peluang penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Pelaksanaan tes urine Lapas Rantauprapat juga mencerminkan keseriusan petugas dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pengamanan secara beriringan.
Lingkungan yang bebas narkoba diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program pembinaan warga binaan secara optimal.
Melalui pemeriksaan mendadak ini, Lapas Kelas IIA Rantauprapat terus memperkuat upaya pencegahan, meningkatkan kewaspadaan petugas, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan.
Komitmen Zero Halinar akan terus menjadi bagian penting dalam menciptakan Lapas yang aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan warga binaan.

