Oktober 24, 2026 19:37
Breaking News

Sumur 103 Meter di Gunungkidul, Pangdam dan Titiek Soeharto Dorong Petani Atasi Kekeringan

BINTASARA.Com, GUNUNGKIDUL- Pangdam XXVI/Mataram Mayjen TNI Drajad Brima Yoga bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto meresmikan sumur dan jaringan irigasi Program Mata Air Indonesia di Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (24/10/2026). Infrastruktur tersebut ditujukan untuk membantu petani menghadapi keterbatasan air saat musim kemarau.

Program hasil kolaborasi PT Pupuk Indonesia (Persero) dan Rabu Biru Foundation ini mencakup sumur sedalam sekitar 103 meter, tandon air berkapasitas 20.000 liter, serta jaringan distribusi air untuk pertanian.

Melalui fasilitas tersebut, petani diharapkan dapat menjaga ketersediaan air, mengatur waktu tanam, dan mempertahankan produktivitas lahan ketika musim kemarau membatasi pasokan air.

Keterbatasan air menjadi tantangan bagi petani ketika curah hujan menurun. Karena itu, pembangunan sumur dan jaringan irigasi di Desa Mertelu menjadi salah satu upaya untuk menunjang kebutuhan air pertanian.

Selain menyediakan sumber air, fasilitas tersebut membutuhkan pengelolaan yang teratur agar petani dapat memanfaatkannya secara berkelanjutan. Dengan demikian, kelompok tani perlu mengatur penggunaan air sesuai kebutuhan dan menjaga kondisi infrastruktur.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Drajad Brima Yoga mengapresiasi Siti Hediati Soeharto, PT Pupuk Indonesia (Persero), dan Rabu Biru Foundation atas kolaborasi mereka dalam mendukung pertanian rakyat.

Pangdam menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan tanggung jawab masyarakat dalam merawat dan mengelolanya. Ia juga mengajak kelompok tani menjaga fasilitas sebagai aset bersama, menggunakan air secara bijaksana, serta mengutamakan musyawarah saat mengatur pemanfaatannya.

“Keberhasilan program tidak hanya diukur dari terbangunnya infrastruktur, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut dikelola, dirawat, dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab,” demikian pesan Pangdam dalam sambutannya.

Menurutnya, keterlibatan kelompok tani menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keberlanjutan fasilitas air tersebut.

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menegaskan bahwa ketersediaan air menentukan keberhasilan kegiatan pertanian. Tanpa pasokan air yang cukup, petani akan kesulitan memanfaatkan benih, pupuk, dan sarana produksi lainnya secara optimal.

Karena itu, ia berharap sumur, tandon, dan jaringan irigasi di Desa Mertelu dapat membantu petani merawat tanaman serta mengatur waktu tanam selama musim kemarau.

Selain itu, Titiek mendorong pengembangan program serupa di daerah lain dengan mempertimbangkan kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan yang sama, PT Pupuk Indonesia (Persero) menyerahkan satu unit mobil ambulans untuk mendukung kebutuhan kesehatan warga. Kendaraan tersebut diharapkan membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan medis atau rujukan ke fasilitas kesehatan.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto menilai pengembangan irigasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan produktivitas lahan dan memperkuat ketahanan pangan. Ia juga berharap upaya tersebut dapat mendorong peningkatan pendapatan petani.

Ketua Yayasan Rabu Biru Foundation Toro Sudarmadi menjelaskan bahwa Program Mata Air Indonesia bertujuan membantu masyarakat, khususnya petani, menghadapi persoalan keterbatasan air.

Kolaborasi ini melibatkan unsur pemerintah, dunia usaha, organisasi sosial, TNI-Polri, dan masyarakat dalam mendukung kebutuhan air untuk pertanian.

Ke depan, pengelolaan fasilitas secara konsisten akan menentukan keberlanjutan manfaatnya. Petani di Desa Mertelu diharapkan dapat memanfaatkan sumber air tersebut untuk mendukung musim tanam, menjaga produktivitas lahan, dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Gunungkidul. (Agung)

By Agung

Kami adalah Jurnalis Bintasara, individu idealis yg membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi.

© 2026 PT Media Bintasara Design By BobRiva