BINTASARA.com, MEDAN – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, melaksanakan serangkaian kegiatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan tersebut meliputi pengarahan kepada jajaran dalam mempersiapkan kunjungan Tim Ombudsman Republik Indonesia serta penerimaan kunjungan Tim Universitas Pembangunan Panca Budi Medan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat sinergi kelembagaan.
Pada pukul 15.30 WIB, Kakanwil memberikan pengarahan kepada jajaran Lapas Kelas I Medan untuk memastikan kesiapan petugas, fasilitas pelayanan, dan administrasi menjelang kunjungan Tim Ombudsman RI.
Dalam arahannya, Jalu menekankan pentingnya kesiapan seluruh petugas sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing, khususnya petugas Duta Layanan yang berperan memberikan informasi dan membantu pengunjung memahami alur pelayanan secara jelas.
Kakanwil juga mengingatkan agar seluruh standar operasional prosedur (SOP) pada setiap bidang terdokumentasi dengan baik, tersusun secara sistematis, dan mudah diakses.
Selain itu, optimalisasi layanan pengaduan, transparansi informasi, serta tertib administrasi menjadi perhatian penting dalam mendukung pelayanan publik yang profesional dan akuntabel.
Aspek pemenuhan hak-hak warga binaan turut menjadi penekanan dalam pengarahan tersebut.
Seluruh jajaran diminta memastikan kebutuhan dasar warga binaan terpenuhi sesuai ketentuan, memperhatikan kelayakan blok hunian, serta memberikan pelayanan secara adil dan tanpa diskriminasi.
Kesiapan tersebut diharapkan mampu mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan yang transparan dan bertanggung jawab.
Selanjutnya, pada pukul 16.30 WIB, Jalu Yuswa Panjang menerima kunjungan Tim Universitas Pembangunan Panca Budi Medan di Lapas Kelas I Medan.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan membangun sinergi antara jajaran Pemasyarakatan dengan institusi pendidikan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.
Kolaborasi dengan perguruan tinggi dinilai memiliki potensi untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pengembangan program yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan warga binaan.
Melalui komunikasi dan pertukaran pandangan, hubungan kedua institusi diharapkan semakin erat dan membuka peluang kerja sama yang konstruktif sesuai dengan kebutuhan dan kewenangan masing-masing pihak.
Rangkaian kegiatan ini mencerminkan komitmen Kanwil Ditjenpas Sumut dalam memperkuat pengawasan internal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Melalui kesiapan petugas, administrasi yang tertib, pemenuhan hak warga binaan, dan sinergi dengan dunia pendidikan, Kanwil Ditjenpas Sumut terus mendorong terwujudnya penyelenggaraan Pemasyarakatan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pembinaan.

