BINTASARA.com, MUARA TEWEH – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh terus mengoptimalkan perawatan tanaman melalui pemindahan tanaman ke lokasi yang mendapatkan sinar matahari lebih baik dan pemberian pupuk organik.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (20/10/2026) ini melibatkan peserta magang bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mendukung pertumbuhan tanaman yang sehat dan produktif.
Lapas Muara Teweh Optimalkan Perawatan Tanaman
Dalam kegiatan tersebut, peserta magang bersama WBP memindahkan tanaman ke lokasi yang memperoleh paparan sinar matahari lebih optimal.
Mereka memperhatikan kebutuhan setiap tanaman terhadap cahaya agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan menjalankan proses fotosintesis secara maksimal.
Pemindahan tanaman menjadi salah satu langkah penting dalam pemeliharaan lingkungan hijau.
Dengan menempatkan tanaman di lokasi yang sesuai, petugas dan peserta kegiatan berupaya membantu tanaman memperoleh pencahayaan yang cukup untuk mendukung pertumbuhan daun, batang, serta bagian tanaman lainnya.
Selain memindahkan tanaman, peserta magang bersama WBP juga memberikan cangkang telur sebagai bahan tambahan pupuk organik.
Pemanfaatan cangkang telur merupakan salah satu cara untuk mengolah limbah rumah tangga menjadi bahan yang berpotensi memberikan manfaat bagi tanaman.
Cangkang telur mengandung kalsium yang berperan dalam mendukung pembentukan dan perkembangan jaringan tanaman.
Namun, agar tanaman dapat menyerap kandungan tersebut secara efektif, cangkang telur perlu diolah dengan tepat karena proses penguraiannya dapat berlangsung cukup lambat.
Melalui kegiatan ini, peserta magang dan WBP juga memperoleh pengalaman praktis dalam melakukan perawatan tanaman.
Mereka belajar memperhatikan kebutuhan cahaya matahari, menjaga kondisi tanaman, serta memanfaatkan bahan organik yang tersedia di lingkungan sekitar.
Dorong Kepedulian Lingkungan dan Pembinaan Kemandirian
Kegiatan perawatan tanaman di Lapas Muara Teweh tidak hanya berfokus pada pemeliharaan tanaman, tetapi juga mendorong kebiasaan positif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Pemanfaatan bahan organik menjadi salah satu langkah sederhana untuk meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan limbah dan pentingnya merawat lingkungan.
Keterlibatan WBP dalam kegiatan ini juga memberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan praktis di bidang pertanian dan perkebunan.
Pengetahuan mengenai pemindahan tanaman, pemilihan lokasi yang tepat, serta penggunaan bahan organik dapat menjadi bekal yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama, Lapas Kelas IIB Muara Teweh terus mendorong terciptanya lingkungan yang asri sekaligus mendukung pelaksanaan pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan.
Ke depan, perawatan tanaman secara berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan lapas serta menumbuhkan kepedulian peserta magang dan WBP terhadap praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.

