Oktober 20, 2026 13:41
Breaking News

WBP Rutan Sidikalang Produktif, Bawang Merah Jadi Andalan Kemandirian

BINTASARA.com, SIDIKALANG – Pembinaan kemandirian WBP Sidikalang terus dikembangkan melalui kegiatan pertanian produktif di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Pada Senin pagi (19/10/2026), sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melaksanakan pemeliharaan tanaman bawang merah dengan pendampingan petugas pembinaan di area SAE Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Rutan Sidikalang dalam membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang bermanfaat sebagai persiapan untuk kembali ke tengah masyarakat.

Melalui praktik pertanian secara langsung, warga binaan dapat mempelajari proses perawatan tanaman sekaligus membangun kedisiplinan, tanggung jawab, dan etos kerja.

WBP Rutan Sidikalang Rawat Tanaman Bawang Merah

Dalam kegiatan tersebut, para warga binaan melakukan sejumlah tahapan pemeliharaan tanaman bawang merah.

Mereka menyiangi gulma, membersihkan rumput liar, melakukan pendangiran tanah, serta memberikan pupuk secara berkala sesuai kebutuhan tanaman.

Setiap tahapan perawatan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman agar tetap sehat dan berkembang secara optimal.

Dengan melakukan pemeliharaan secara teratur, warga binaan juga belajar memahami teknik dasar budidaya bawang merah, mulai dari menjaga kebersihan lahan hingga memperhatikan kondisi tanah.

Petugas pembinaan mendampingi warga binaan selama kegiatan berlangsung. Pendampingan tersebut membantu memastikan proses perawatan berjalan sesuai arahan, sementara petugas pengawalan turut melakukan pengawasan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di area kegiatan.

SAE Menjadi Sarana Pembelajaran Keterampilan Pertanian

Pemanfaatan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang memberikan pengalaman langsung kepada warga binaan.

Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya menjalankan aktivitas produktif, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan bercocok tanam.

Kepala Rutan Kelas IIB Sidikalang menyampaikan bahwa program pembinaan di sektor pertanian bertujuan memberikan bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana.

“Melalui program pembinaan kemandirian di sektor pertanian ini, kami berharap para warga binaan memiliki keahlian dan etos kerja yang baik. Keterampilan bercocok tanam ini nantinya dapat menjadi bekal berharga saat mereka kembali dan berbaur di tengah masyarakat,” ujarnya.

Harapan tersebut sejalan dengan tujuan pembinaan pemasyarakatan, yaitu membantu warga binaan meningkatkan kemampuan diri agar lebih siap menjalani kehidupan secara mandiri dan produktif setelah kembali ke lingkungan sosialnya.

Dukung Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Rutan Sidikalang terus mendorong pemanfaatan lahan SAE melalui kegiatan pertanian yang terencana dan berkelanjutan.

Perawatan tanaman bawang merah secara konsisten diharapkan mampu mendukung pertumbuhan tanaman sekaligus memberikan pengalaman kerja yang bermanfaat bagi warga binaan.

Selama kegiatan berlangsung, para warga binaan mengikuti arahan petugas dengan tertib. Petugas juga memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui pembinaan kemandirian WBP Sidikalang, pihak rutan berharap warga binaan semakin terampil, disiplin, dan memiliki motivasi untuk mengembangkan potensi diri.

Selain menjadi sarana pembelajaran, budidaya bawang merah di lahan SAE juga diharapkan mendukung upaya penguatan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Dengan demikian, program pembinaan pertanian ini tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan lahan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan yang dapat menjadi modal bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri dan produktif di masa depan.

© 2026 PT Media Bintasara Design By BobRiva