BINTASARA.com, MANADO – Lapas Manado gelar donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 13 Agustus 2026, dan melibatkan jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado sebagai bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan.
Kegiatan donor darah ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi jajaran Lapas Manado kepada masyarakat.
Melalui aksi kemanusiaan tersebut, para peserta tidak hanya ikut memeriahkan momentum HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga membantu menyediakan stok darah yang dapat dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Jajaran Lapas Manado mengikuti kegiatan donor darah dengan penuh antusias.
Para peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi tubuh memenuhi persyaratan sebelum melakukan donor.
Setelah dinyatakan memenuhi ketentuan, peserta kemudian mengikuti proses donor darah sesuai prosedur yang berlaku.
Lapas Manado gelar donor darah sebagai wujud kepedulian terhadap sesama sekaligus memperkuat semangat gotong royong di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya berlangsung melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kegiatan donor darah juga menjadi momentum bagi insan pemasyarakatan untuk menumbuhkan rasa solidaritas dan kepedulian.
Setetes darah yang disumbangkan dapat memberikan harapan bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah dalam kondisi tertentu.
Selain membantu memenuhi kebutuhan stok darah, kegiatan tersebut turut mempererat kebersamaan antar jajaran.
Semangat berbagi dan saling membantu menjadi nilai penting yang terus ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Lapas Manado berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Partisipasi dalam kegiatan sosial seperti donor darah menjadi salah satu langkah untuk membangun hubungan yang harmonis antara jajaran pemasyarakatan dan masyarakat.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kesempatan bagi seluruh elemen bangsa untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang bermanfaat.
Jajaran Lapas Manado memilih aksi kemanusiaan sebagai salah satu bentuk pengabdian sekaligus implementasi semangat gotong royong.
Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, Lapas Manado berharap semangat kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi bagi sesama.
Lapas Manado gelar donor darah bukan sekadar rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kepedulian, solidaritas, dan aksi nyata untuk kemanusiaan.



