BINTASARA.com, SIDIKALANG – Pembinaan kemandirian WBP Sidikalang mendapat perhatian langsung dari Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara, melalui peninjauan ke Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Kelas IIB Sidikalang, Kamis (24/09/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sumut meninjau langsung berbagai kegiatan pembinaan yang Rutan Kelas IIB Sidikalang laksanakan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kepala Rutan Kelas IIB Sidikalang bersama jajaran pejabat struktural turut mendampingi kegiatan tersebut.
Peninjauan ini bertujuan memastikan program pembinaan kemandirian berjalan secara optimal sekaligus mendorong pemanfaatan lahan SAE agar memberikan manfaat nyata bagi WBP.
Melalui kegiatan produktif tersebut, Rutan Sidikalang memberikan kesempatan kepada WBP untuk mengembangkan keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
Rombongan kemudian meninjau sektor pertanian yang menjadi salah satu bagian penting dalam program pembinaan di SAE.
Pada sektor ini, WBP mengelola berbagai tanaman produktif, seperti pepaya California, kangkung, dan bawang.
Kegiatan tersebut tidak hanya memanfaatkan lahan yang tersedia, tetapi juga melatih WBP dalam mengelola tanaman mulai dari proses penanaman hingga perawatan.
Selain sektor pertanian, rombongan juga melihat langsung kegiatan peternakan.
Rutan Sidikalang mengembangkan budidaya ayam kampung dan ayam petelur sebagai bagian dari pembinaan keterampilan WBP.
Kegiatan tersebut memberikan pengalaman praktis kepada warga binaan dalam mengelola peternakan secara terarah dan produktif.
Selanjutnya, rombongan meninjau sektor perikanan yang mengembangkan budidaya ikan lele dan nila merah.
Pengelolaan sektor ini menjadi salah satu bentuk diversifikasi kegiatan pembinaan sekaligus mendukung penguatan program ketahanan pangan di lingkungan Rutan Sidikalang.
Program pembinaan kemandirian WBP Sidikalang melalui SAE juga sejalan dengan upaya pemasyarakatan dalam memberikan pembekalan keterampilan kerja kepada warga binaan.
Rutan tidak hanya memberikan pembinaan selama WBP menjalani masa pidana, tetapi juga menyiapkan keterampilan yang dapat mereka manfaatkan setelah memperoleh kesempatan kembali ke masyarakat.
Kepala Rutan Kelas IIB Sidikalang bersama jajaran terus mengoptimalkan pengelolaan SAE dengan mengembangkan berbagai kegiatan produktif.
Pemanfaatan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas WBP sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
Peninjauan oleh Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sumut menjadi momentum untuk melihat perkembangan program secara langsung serta mendorong Rutan Sidikalang agar terus meningkatkan kualitas pembinaan.
Dengan pengelolaan SAE yang semakin optimal, Rutan Kelas IIB Sidikalang berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan.
Keterampilan yang diperoleh WBP selama mengikuti kegiatan diharapkan dapat menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.

