November 5, 2026 21:09
Breaking News

Pangdam Diponegoro Hadiri Pemakaman Kru Helikopter MI-17 yang Gugur Saat Misi Karhutla

BINTASARA.Com, SEMARANG- Pengabdian dalam misi kemanusiaan berakhir duka. Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han., menghadiri upacara pemakaman militer Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar Rizki Hartio, S.H., M.H., kru helikopter MI-17V5 TNI AD yang gugur dalam kecelakaan saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Upacara penghormatan terakhir berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Kota Semarang, Kamis (5/11/2026). Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi R., S.Sos., memimpin langsung prosesi tersebut sebagai Inspektur Upacara.

Sejumlah pejabat negara dan daerah turut hadir. Mereka antara lain Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si., Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., serta Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan, S.I.K., S.H., M.H.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi R., S.Sos., memimpin langsung prosesi tersebut sebagai Inspektur Upacara, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Kota Semarang, Kamis (5/11/2026).

Kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI AD dengan nomor registrasi HA-5235 terjadi di wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026).

Pangdam IV/Diponegoro menjelaskan, insiden tersebut merenggut nyawa dua prajurit, yakni Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar Rizki Hartio dan Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah.

Sementara itu, tim pencarian masih mencari Sertu Anumerta Heri Prasetyo. Adapun lima korban selamat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Pembuang.

Peristiwa ini menjadi duka bagi keluarga besar TNI AD. Pasalnya, para prajurit tersebut tengah menjalankan tugas penanggulangan bencana, khususnya membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan.

Sebelum menuju TMP Giri Tunggal, keluarga dan jajaran TNI AD menyemayamkan jenazah almarhum di Lanumad Ahmad Yani, Semarang.

Selanjutnya, TNI AD menggelar upacara pemakaman militer sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto turut hadir bersama pejabat utama Kodam IV/Diponegoro. Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro beserta jajaran pengurus juga mengikuti prosesi tersebut.

Kehadiran para pejabat dan keluarga besar TNI AD mencerminkan rasa kehilangan sekaligus penghormatan terhadap prajurit yang gugur ketika menjalankan tugas negara.

Gugurnya para prajurit dalam misi pemadaman karhutla kembali menunjukkan risiko besar yang menyertai tugas penanggulangan bencana.

Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan, prajurit TNI AD menjalankan tugas untuk membantu mengatasi bencana. Namun, kecelakaan helikopter tersebut justru merenggut nyawa personel yang tengah menjalankan misi kemanusiaan.

Melalui upacara pemakaman militer ini, keluarga besar Kodam IV/Diponegoro menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Mereka juga memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para prajurit atas pengabdian dan pengorbanan dalam menjalankan tugas.

Keluarga besar Kodam IV/Diponegoro berharap Tuhan Yang Maha Esa memberikan tempat terbaik bagi para prajurit yang gugur serta kekuatan dan ketabahan kepada keluarga yang mereka tinggalkan.

 

Sumber: Pendam IV

Editor; Agung

By Agung

Kami adalah Jurnalis Bintasara, individu idealis yg membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi.

© 2026 PT Media Bintasara Design By BobRiva