BINTASARA.Com, JAKARTA- JAKARTA- Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi R., S.Sos., M.Si., memimpin serah terima jabatan (sertijab) Pangdam IV/Diponegoro dari Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., kepada Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han., di Aula A.H. Nasution, Mabesad, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Pergantian ini mengakhiri masa tugas Achiruddin setelah sekitar satu tahun empat bulan memimpin Kodam IV/Diponegoro. Selanjutnya, Sudaryanto mengemban tanggung jawab untuk melanjutkan pembinaan satuan, menjaga kesiapan prajurit, serta mengawal pelaksanaan tugas TNI AD di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kasad Pimpin Rotasi Sejumlah Jabatan Strategis TNI AD
Sertijab Pangdam IV/Diponegoro berlangsung dalam rangkaian pergantian sejumlah pejabat strategis TNI AD. Agenda tersebut juga mencakup jabatan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Dankodiklatad, Pangkostrad, Danpussenif, serta beberapa panglima kodam.

Selain itu, rangkaian pergantian meliputi Pangdam Iskandar Muda, Pangdam XIII/Merdeka, Pangdam V/Brawijaya, dan Pangdam IX/Udayana. TNI AD juga menggelar penyerahan jabatan Asintel Kasad dan Asops Kasad serta alih kendali operasional enam Korem ke enam Kodam baru.
Rangkaian tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi TNI AD dalam menata kepemimpinan dan menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas.
Achiruddin Akhiri Masa Tugas Setelah 16 Bulan
Selama kurang lebih satu tahun empat bulan memimpin Kodam IV/Diponegoro, Achiruddin menjalankan tanggung jawab pembinaan satuan dan peningkatan kesiapan prajurit. Ia juga mengemban tugas pokok TNI AD di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Dalam periode tersebut, kepemimpinan Pangdam berperan dalam mengoordinasikan pelaksanaan tugas satuan serta menjaga hubungan kerja dengan berbagai unsur di daerah. Kini, pergantian jabatan membuka babak baru kepemimpinan di lingkungan Kodam IV/Diponegoro.
Sudaryanto Hadapi Tanggung Jawab Baru di Jawa Tengah dan DIY
Sebagai Pangdam IV/Diponegoro yang baru, Sudaryanto mengemban tanggung jawab untuk melanjutkan pembinaan organisasi dan menjaga kesiapan satuan. Ia juga menghadapi tuntutan untuk mempertahankan profesionalisme prajurit seiring perkembangan situasi dan tantangan tugas.
Di sisi lain, kesinambungan komando menjadi faktor penting agar setiap satuan dapat menjalankan tugas sesuai tanggung jawab dan arahan organisasi.
Pergantian ini juga menjadi momentum bagi Kodam IV/Diponegoro untuk meneruskan program yang telah berjalan sekaligus menyesuaikan langkah pembinaan dengan kebutuhan organisasi.
Rotasi Jabatan Jaga Kesinambungan Komando
Rotasi kepemimpinan merupakan bagian dari pembinaan organisasi TNI AD. Melalui pergantian pejabat, TNI AD menata struktur kepemimpinan sekaligus menjaga keberlanjutan pelaksanaan tugas di berbagai wilayah.
Peralihan tongkat komando dari Achiruddin kepada Sudaryanto menandai dimulainya masa kepemimpinan baru di Kodam IV/Diponegoro. Fokus tugas tetap mencakup pembinaan satuan, peningkatan kesiapan prajurit, dan pelaksanaan tugas TNI AD di Jawa Tengah serta DIY. (Agung)

