BINTASARA.Com, BANYUMAS- Personel TNI dan masyarakat mempercepat revitalisasi empat fasilitas pendidikan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Hingga Selasa (27/10/2026), progres rehabilitasi sekolah dan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) tersebut berkisar 20–30 persen melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat TA 2026 yang digelar Kodim 0701/Banyumas.
Empat sasaran revitalisasi itu meliputi SD Negeri 2 Pasinggangan, TK Pertiwi Desa Dawuhan, PAUD Desa Pasinggangan, dan SD Negeri 4 Pasinggangan.
Saat ini, personel TNI bersama warga memusatkan pekerjaan pada pembongkaran dan pembersihan bangunan sebagai persiapan menuju tahap rehabilitasi berikutnya.
Berdasarkan data progres pekerjaan hingga 27 Oktober 2026, SD Negeri 2 Pasinggangan mencatat capaian tertinggi, yakni 30 persen.
Sementara itu, PAUD Desa Pasinggangan dan SD Negeri 4 Pasinggangan masing-masing mencapai 25 persen.
Adapun rehabilitasi TK Pertiwi Desa Dawuhan mencatat progres 20 persen.
Perbedaan capaian tersebut menunjukkan bahwa setiap lokasi masih menjalani tahapan pekerjaan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing bangunan.
Di lapangan, personel TNI dan masyarakat bekerja bersama membersihkan area serta membongkar bagian bangunan yang memerlukan perbaikan. Keterlibatan warga turut mendukung kelancaran pekerjaan di setiap lokasi.
Selain mempercepat pengerjaan fisik, gotong royong juga memperkuat keterlibatan masyarakat dalam upaya memperbaiki fasilitas pendidikan di lingkungan mereka.
Seluruh tahapan pekerjaan berlanjut secara bertahap dengan memperhatikan kesiapan lokasi.
Kodim 0701/Banyumas menjalankan kegiatan ini melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat TA 2026.
Revitalisasi tersebut bertujuan meningkatkan kelayakan fasilitas pendidikan agar siswa dan guru dapat memanfaatkan lingkungan belajar yang lebih baik setelah pekerjaan selesai.
Selanjutnya, percepatan pengerjaan menjadi perhatian agar rehabilitasi di keempat lokasi berjalan sesuai rencana.
Namun, penyelesaian setiap sasaran tetap bergantung pada perkembangan pekerjaan di lapangan.
Melalui kegiatan ini, TNI dan masyarakat berkolaborasi memperbaiki fasilitas pendidikan yang membutuhkan penanganan.
Hasil revitalisasi diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa, guru, dan masyarakat di sekitar sekolah.
Sumber: Pendam IV
Editor: Agung

