Agustus 22, 2026 19:37
Breaking News

Dukung Ketahanan Pangan, Kalapas Manado Tinjau Budidaya Pakcoy

BINTASARA.com, MANADO – Budidaya Pakcoy Lapas Manado terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan produktivitas pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Komitmen tersebut terlihat saat Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Manado meninjau langsung kegiatan budidaya tanaman pakcoy di area pembinaan Lapas Manado, Jumat, 21 Agustus 2026.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan pembinaan kemandirian berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi WBP.

Melalui kegiatan pertanian, Lapas Manado tidak hanya mendorong WBP agar memiliki keterampilan produktif, tetapi juga membangun semangat untuk menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Kalapas Manado melihat secara langsung kondisi tanaman pakcoy yang dibudidayakan oleh WBP.

Ia memantau berbagai tahapan kegiatan, mulai dari proses perawatan, penyiraman, pemeliharaan tanaman hingga kesiapan pakcoy untuk memasuki masa panen.

Pakcoy menjadi salah satu komoditas yang dikembangkan karena memiliki masa tanam relatif singkat dan proses budidayanya cukup mudah.

Selain itu, tanaman tersebut memiliki permintaan pasar yang baik sehingga berpotensi memberikan nilai ekonomi apabila dikelola secara konsisten dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, jajaran Lapas Manado bersama WBP melakukan perawatan tanaman secara rutin.

Mereka memastikan kebutuhan air, kebersihan area tanam, serta kondisi tanaman tetap terjaga agar pakcoy dapat tumbuh dengan baik.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi WBP untuk mempraktikkan keterampilan bercocok tanam secara langsung.

Kalapas juga memberikan arahan kepada jajaran dan WBP yang terlibat agar Budidaya Pakcoy Lapas Manado terus dikembangkan dengan pengelolaan yang terencana.

Ia mendorong seluruh pihak untuk menjaga konsistensi perawatan serta meningkatkan kualitas hasil budidaya.

Menurutnya, pembinaan kemandirian harus mampu memberikan bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan WBP setelah mereka menyelesaikan masa pidana dan kembali ke lingkungan masyarakat.

Karena itu, kegiatan pertanian seperti budidaya pakcoy memiliki peran penting dalam membentuk sikap kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, serta keterampilan praktis.

Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Lapas Manado menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif.

WBP mendapatkan kesempatan untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif sekaligus belajar mengelola tanaman dari tahap awal hingga menghasilkan komoditas yang siap dimanfaatkan.

Lapas Manado berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai kegiatan pembinaan kemandirian yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan.

Pengembangan Budidaya Pakcoy Lapas Manado diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan, baik bagi WBP maupun dalam mendukung program ketahanan pangan.

Melalui pembinaan yang konsisten, Lapas Manado berharap WBP tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga memperoleh keterampilan yang dapat menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *