BINTASARA.com, BALIGE – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige menghadiri Festival Literasi Kabupaten Toba yang mengusung tema “Literasi Hidup, Generasi Kreatif” pada Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kompleks Tugu D.I. Panjaitan, Kelurahan Napitupulu Bagasan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya literasi, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan wawasan generasi muda.
Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai unsur masyarakat dan pendidikan yang memiliki perhatian terhadap pengembangan budaya literasi.
Melalui festival ini, masyarakat diajak menjadikan literasi sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk meningkatkan pengetahuan, mengasah keterampilan, maupun mendorong lahirnya berbagai inovasi.
Dalam sambutannya, Bunda Literasi Kabupaten Toba, Ny. Astita Efendi S.P. Napitupulu, berinteraksi langsung dengan para siswa sekolah menengah atas (SMA).
Ia mengajukan pertanyaan mengenai 16 kecamatan yang terdapat di Kabupaten Toba.
Interaksi tersebut mendorong para siswa untuk mengenal lebih dekat wilayah tempat tinggal mereka sekaligus memperluas wawasan tentang daerahnya.
Bupati Kabupaten Toba juga menyampaikan sambutan yang menegaskan dukungan terhadap pengembangan budaya literasi di tengah masyarakat.
Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat belajar, membangun kebiasaan membaca, serta menumbuhkan generasi yang kreatif, berpengetahuan, dan mampu menghadapi perkembangan zaman.
Festival Literasi Kabupaten Toba Pamerkan Inovasi Teknologi Siswa
Salah satu daya tarik Festival Literasi Kabupaten Toba adalah pameran karya inovasi dan teknologi hasil kreativitas para siswa.
Berbagai karya tersebut menunjukkan kemampuan generasi muda dalam mengembangkan ilmu pengetahuan menjadi solusi yang aplikatif.
Beberapa inovasi yang ditampilkan antara lain miniatur gantry crane yang dapat bergerak secara horizontal dan vertikal menggunakan motor DC berbasis Programmable Logic Controller (PLC).
Para siswa juga memperkenalkan sistem kendali pompa pintar berbasis Internet of Things (IoT) serta miniatur robot lengan mekanik yang berfungsi mengangkat dan memindahkan benda.
Pameran tersebut memperlihatkan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, memecahkan masalah, dan menghasilkan karya inovatif.
Dengan dukungan lingkungan pendidikan yang positif, siswa dapat mengembangkan potensi diri sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kemajuan teknologi.
Rutan Balige Dukung Budaya Literasi dan Pengembangan SDM
Kepala Rutan Kelas IIB Balige mendukung pelaksanaan festival sebagai bagian dari upaya mendorong budaya literasi, kreativitas, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Partisipasi tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam membangun masyarakat yang memiliki wawasan luas dan semangat belajar berkelanjutan.
Semangat literasi juga relevan dalam lingkungan pemasyarakatan. Warga binaan perlu memperoleh kesempatan untuk menambah pengetahuan, meningkatkan keterampilan, dan mengembangkan potensi diri melalui berbagai program pembinaan yang bermanfaat.
Melalui kegiatan ini, Rutan Balige berharap semangat belajar dan berinovasi dapat menginspirasi seluruh lapisan masyarakat.
Budaya literasi yang terus tumbuh diharapkan mampu melahirkan generasi kreatif, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membuka peluang bagi setiap individu untuk berkembang menjadi pribadi yang lebih produktif dan mandiri.

