BINTASARA.com, RANTAUPRAPAT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat menunjukkan komitmennya dalam memenuhi hak kesehatan warga binaan melalui pemeriksaan kesehatan WBP lansia secara rutin.
Sebanyak 19 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) lanjut usia mengikuti pelayanan dan pemeriksaan kesehatan berkala di Klinik Pratama Lapas Rantauprapat, Senin (5/10/2026).
Lapas Rantauprapat memberikan perhatian khusus kepada WBP lansia karena kelompok usia lanjut membutuhkan pemantauan kesehatan secara berkala.
Melalui pemeriksaan rutin, petugas medis dapat mengetahui kondisi kesehatan warga binaan lebih dini sekaligus memberikan penanganan sesuai kebutuhan medis masing-masing.
Dokter Lapas Rantauprapat, dr. Dwi Manullang, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama tim medis dan perawat Klinik Pratama.
Tim medis memeriksa kondisi kesehatan 19 WBP lansia secara menyeluruh untuk memastikan mereka tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal selama menjalani masa pembinaan.
Dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan WBP lansia tersebut, tim medis melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital.
Petugas mengukur tekanan darah, suhu tubuh, frekuensi nadi, serta frekuensi pernapasan setiap WBP.
Pemeriksaan tersebut membantu tenaga kesehatan memantau perubahan kondisi fisik dan mengenali tanda-tanda gangguan kesehatan sejak awal.
Selain itu, tim medis melakukan deteksi dini terhadap penyakit tidak menular (PTM).
Petugas memeriksa kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat sebagai bagian dari upaya memantau faktor risiko penyakit seperti hipertensi dan diabetes.
Para WBP lansia juga mendapatkan kesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter. dr. Dwi Manullang mengevaluasi berbagai keluhan kesehatan yang mereka sampaikan, kemudian memberikan arahan medis sesuai hasil pemeriksaan.
Dokter juga memberikan resep obat maupun vitamin apabila warga binaan membutuhkannya.
dr. Dwi Manullang menjelaskan bahwa pemeriksaan rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi kesehatan WBP lansia.
Pemantauan secara konsisten memungkinkan petugas medis mengambil langkah penanganan lebih cepat apabila menemukan indikasi gangguan kesehatan.
Lapas Rantauprapat terus mendorong upaya preventif melalui pelayanan kesehatan yang teratur.
Langkah tersebut bertujuan membantu WBP lansia mempertahankan kondisi tubuh yang sehat sekaligus mengurangi risiko komplikasi akibat penyakit kronis.
Kepala Lapas Rantauprapat menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya memenuhi hak pelayanan kesehatan bagi seluruh WBP tanpa terkecuali.
Lapas memberikan perhatian kepada kelompok rentan, termasuk warga binaan lanjut usia, sebagai bagian dari pelaksanaan pembinaan yang mengedepankan aspek kemanusiaan.
Optimalisasi layanan Klinik Pratama Lapas Rantauprapat juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat.
Dengan pemeriksaan berkala, petugas dapat memantau perkembangan kondisi kesehatan WBP dan memberikan tindak lanjut sesuai kebutuhan.
Melalui pemeriksaan kesehatan WBP lansia yang dilakukan secara rutin, Lapas Rantauprapat berharap seluruh WBP lanjut usia dapat menjalani masa pembinaan dengan kondisi kesehatan yang terjaga.
Pelayanan kesehatan yang konsisten sekaligus menjadi wujud kepedulian Lapas terhadap pemenuhan hak dasar dan kesejahteraan warga binaan.

