BINTASARA.com, PANYABUNGAN – Kalapas Panyabungan kunjungi Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Mandailing Natal sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antarlembaga. Kunjungan tersebut berlangsung pada Senin, 28 September 2026, di Kabupaten Mandailing Natal.
Kegiatan kunjungan ini menjadi momentum bagi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Panyabungan, untuk memperkuat hubungan kelembagaan dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Mandailing Natal.
Pertemuan tersebut juga menjadi sarana komunikasi untuk membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Dalam kunjungan tersebut, Kalapas Panyabungan menyampaikan pentingnya membangun koordinasi dan komunikasi yang baik dengan instansi pemerintah daerah.
Sinergi lintas sektor diperlukan untuk mendukung berbagai program pembinaan yang berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIB Panyabungan.
Salah satu aspek yang dapat dikembangkan melalui kerja sama tersebut adalah peningkatan budaya literasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Keberadaan perpustakaan dan akses terhadap bahan bacaan dapat menjadi sarana edukasi yang membantu WBP memperoleh pengetahuan, meningkatkan wawasan, serta mengembangkan keterampilan selama menjalani masa pembinaan.
Kalapas Panyabungan kunjungi Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Mandailing Natal juga untuk membuka ruang komunikasi mengenai potensi dukungan terhadap program pembinaan berbasis literasi.
Melalui komunikasi yang berkelanjutan, Lapas dapat mengidentifikasi berbagai bentuk kolaborasi yang sesuai dengan kebutuhan WBP dan program pembinaan yang berjalan.
Selain mendukung literasi, sinergi dengan pemerintah daerah juga dapat memperkuat pelaksanaan pelayanan dan pembinaan di Lapas.
Koordinasi antarlembaga memungkinkan setiap pihak saling bertukar informasi, menyampaikan kebutuhan, serta mencari solusi bersama terhadap berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas.
Kepala Lapas Kelas IIB Panyabungan menilai hubungan baik dengan berbagai instansi merupakan bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pemasyarakatan.
Karena itu, Lapas Panyabungan terus membangun komunikasi dengan pemangku kepentingan di daerah untuk menciptakan kolaborasi yang konstruktif.
Kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Mandailing Natal diharapkan tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang memberikan manfaat nyata.
Lapas Panyabungan berkomitmen membuka ruang kolaborasi dalam mendukung pembinaan yang edukatif, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas WBP.
Melalui penguatan sinergi tersebut, Lapas Kelas IIB Panyabungan terus berupaya menjalankan tugas pemasyarakatan secara optimal sekaligus memberikan ruang bagi WBP, untuk memperoleh pembinaan yang mendukung proses perubahan dan persiapan kembali ke tengah masyarakat.

