BINTASARA.com, MUARA TEWEH – Pelatihan potong rambut Bapas Muara Teweh menjadi salah satu upaya Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Muara Teweh dalam memperkuat kemandirian Klien Pemasyarakatan.
Kegiatan pembimbingan kemandirian berupa pelatihan keterampilan (hardskill) potong rambut tersebut berlangsung pada Rabu, 23 September 2026.
Bapas Kelas II Muara Teweh melaksanakan kegiatan ini sebagai bagian dari pembimbingan yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan kapasitas Klien Pemasyarakatan.
Melalui pelatihan tersebut, Bapas memberikan bekal praktis yang dapat dimanfaatkan klien untuk menjalani kehidupan secara lebih mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat.
Dalam pelatihan potong rambut Bapas Muara Teweh, peserta mempelajari berbagai teknik dasar potong rambut.
Selain mendapatkan penjelasan mengenai teknik pemotongan, peserta juga mengenal fungsi dan cara menggunakan berbagai peralatan yang dibutuhkan dalam usaha jasa potong rambut.
Petugas dan instruktur memberikan pembekalan secara bertahap agar peserta dapat memahami materi dengan mudah. Setelah menerima penjelasan teori, para Klien Pemasyarakatan langsung mempraktikkan teknik yang telah dipelajari.
Metode praktik tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun keberanian dalam menggunakan peralatan potong rambut.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta menunjukkan antusiasme dengan mengikuti setiap arahan dan aktif mencoba teknik yang diberikan.
Melalui praktik secara langsung, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga dapat mengembangkan keterampilan yang berpotensi mereka manfaatkan sebagai bekal memasuki dunia kerja atau membuka usaha secara mandiri.
Bapas Muara Teweh berharap keterampilan potong rambut yang diperoleh peserta dapat menjadi modal produktif setelah mereka kembali ke lingkungan masyarakat.
Klien Pemasyarakatan dapat mengembangkan keterampilan tersebut menjadi jasa potong rambut, bekerja pada usaha yang sudah berjalan, maupun membangun usaha secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing.
Pembimbingan kemandirian melalui pelatihan potong rambut Bapas Muara Teweh juga mendukung proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.
Dengan memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan secara produktif, klien memiliki peluang untuk meningkatkan kemampuan ekonomi sekaligus membangun kehidupan yang lebih terarah.
Bapas Kelas II Muara Teweh terus mendorong Klien Pemasyarakatan agar mampu mengenali potensi diri dan mengembangkan keterampilan yang memiliki nilai guna.
Pembimbingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri, tanggung jawab, serta kesiapan klien dalam menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Bapas Kelas II Muara Teweh dalam memberikan pembimbingan yang tidak hanya berorientasi pada proses reintegrasi sosial, tetapi juga mendorong Klien Pemasyarakatan agar memiliki kemampuan produktif untuk mendukung kemandirian mereka di masa depan.

