Oktober 21, 2026 21:41
Breaking News

Lawan Bahaya Kabut Asap, Bapas Muara Teweh Gelar Sosialisasi ISPA Bersama Puskesmas Sikui

BINTASARA.com, MUARA TEWEH – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Muara Teweh menggelar sosialisasi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebagai upaya meningkatkan kesadaran kesehatan di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan bimbingan kepribadian ini dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Sikui melalui petugas Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Pembantu (Pustu) Jingah, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan sosialisasi ISPA Bapas Muara Teweh tersebut diikuti oleh Klien Pemasyarakatan dan pegawai.

Melalui kegiatan ini, Bapas Muara Teweh mendorong seluruh peserta untuk memahami bahaya paparan kabut asap serta menerapkan langkah-langkah pencegahan gangguan pernapasan dalam kehidupan sehari-hari.

Bapas Muara Teweh Tingkatkan Kesadaran Kesehatan

Dalam sosialisasi tersebut, petugas kesehatan memberikan penjelasan mengenai pengertian ISPA, faktor risiko, gejala yang perlu diwaspadai, serta cara mencegah penyakit yang menyerang saluran pernapasan.

Edukasi ini menjadi penting karena paparan asap karhutla dapat memperburuk kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok yang rentan.

Petugas juga mengingatkan peserta agar mengenali gejala ISPA, seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan kesulitan bernapas.

Apabila mengalami keluhan yang mengarah pada gangguan pernapasan, peserta diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Selain mengenali gejala, peserta mendapatkan arahan mengenai langkah-langkah perlindungan diri selama kabut asap menyelimuti lingkungan sekitar.

Petugas menyarankan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, menggunakan masker yang sesuai, serta menjaga kebersihan lingkungan dan kondisi kesehatan tubuh.

Peserta juga diingatkan agar memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing dan tidak mengabaikan keluhan pernapasan.

Dengan menerapkan langkah pencegahan secara konsisten, risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap diharapkan dapat diminimalkan.

Sinergi Bapas dan Puskesmas Dukung Kesehatan Klien

Melalui kegiatan ini, Bapas Muara Teweh tidak hanya menjalankan bimbingan kepribadian bagi Klien Pemasyarakatan, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap kesehatan pegawai.

Pengetahuan mengenai pencegahan ISPA diharapkan membantu peserta mengambil tindakan yang tepat dalam menghadapi kondisi udara yang kurang sehat.

Kerja sama dengan Puskesmas Sikui melalui Pustu Jingah juga menunjukkan pentingnya sinergi antara instansi pemasyarakatan dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Kolaborasi tersebut membuka ruang edukasi yang bermanfaat bagi klien maupun pegawai, khususnya dalam meningkatkan pemahaman tentang pencegahan penyakit dan penerapan pola hidup sehat.

Bapas Muara Teweh terus berkomitmen menghadirkan layanan pembimbingan yang humanis, berkelanjutan, dan memperhatikan kebutuhan Klien Pemasyarakatan.

Melalui edukasi kesehatan seperti sosialisasi ISPA, Bapas Muara Teweh berharap dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja dan pelayanan yang sehat, aman, serta optimal.

Ke depan, peningkatan kesadaran kesehatan diharapkan menjadi bagian penting dari upaya bersama dalam menjaga kualitas pelayanan pemasyarakatan, terutama ketika lingkungan menghadapi tantangan kabut asap akibat karhutla.

© 2026 PT Media Bintasara Design By BobRiva