BINTASARA.com, MANADO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan skrining TBC warga binaan melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan pemeriksaan Tuberkulosis (TBC), Senin (12 Oktober 2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata kedua instansi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendukung deteksi dini penyakit di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui kegiatan tersebut, petugas kesehatan berupaya mengetahui kondisi kesehatan warga binaan pemasyarakatan (WBP), mengidentifikasi kemungkinan gangguan kesehatan, serta menentukan warga binaan yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan.
Kolaborasi ini juga memperkuat upaya pencegahan penyakit menular agar lingkungan lapas tetap sehat dan mendukung pelaksanaan pembinaan.
Lapas Manado Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Warga Binaan
Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis menjadi bagian dari upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi seluruh warga binaan.
Melalui pemeriksaan kesehatan, tenaga kesehatan dapat membantu mengidentifikasi keluhan maupun faktor risiko yang memerlukan perhatian medis.
Selain itu, skrining TBC warga binaan berperan penting dalam mendukung penemuan dini kasus yang dicurigai.
Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang membutuhkan perhatian serius, terutama di lingkungan hunian bersama.
Karena itu, deteksi dini dan tindak lanjut medis menjadi bagian penting dalam memutus risiko penularan.
Dalam pelaksanaannya, warga binaan yang menunjukkan gejala atau memiliki faktor risiko dapat diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur medis.
Langkah tersebut diharapkan membantu tenaga kesehatan memberikan penanganan secara tepat berdasarkan hasil pemeriksaan.
Kegiatan ini sekaligus mendorong warga binaan untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan pribadi dan kebersihan lingkungan.
Dengan meningkatkan kesadaran tersebut, Lapas Manado berharap warga binaan dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat selama menjalani masa pembinaan.
Sinergi dengan Dinkes Sulut Dukung Deteksi Dini TBC
Kepala Lapas Kelas IIA Manado, Krisman Ziliwu, menegaskan bahwa kesehatan warga binaan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan pembinaan di dalam lapas.
Menurutnya, kerja sama dengan instansi kesehatan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pemeriksaan serta meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan penyakit di lingkungan pemasyarakatan.
“Melalui sinergi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, kami berupaya memastikan warga binaan mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini penyakit, khususnya TBC. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu menjaga kesehatan warga binaan sekaligus menciptakan lingkungan lapas yang lebih sehat,” ujarnya.
Sinergi antara Lapas Manado dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara diharapkan terus berlanjut untuk mendukung pelayanan kesehatan yang optimal, terarah, dan berkesinambungan.
Melalui kegiatan CKG dan skrining TBC ini, Lapas Kelas IIA Manado menegaskan komitmennya untuk memperhatikan kesehatan warga binaan sebagai bagian dari pelayanan pemasyarakatan.
Upaya deteksi dini, edukasi kesehatan, dan tindak lanjut medis diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan lapas yang lebih sehat, aman, serta mendukung proses pembinaan secara maksimal.

