BINTASARA.com, RANTAUPRAPAT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat mengikuti rapat koordinasi persiapan penambahan daya dan perbaikan jaringan listrik secara virtual bersama Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Pemasyarakatan pada Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk mendukung perbaikan jaringan listrik Lapas Rantauprapat, memetakan potensi bahaya instalasi, serta memastikan kelancaran operasional dan pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan.
Rapat koordinasi tersebut membahas sejumlah aspek teknis yang berkaitan dengan kesiapan infrastruktur kelistrikan pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.
Pembahasan mencakup pemetaan potensi bahaya instalasi listrik, inventarisasi kebutuhan daya, serta identifikasi kondisi jaringan yang memerlukan penanganan dan perbaikan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Rantauprapat berupaya meningkatkan kesiapan dalam mengantisipasi berbagai risiko yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Instalasi listrik yang aman dan berfungsi dengan baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari pelaksanaan tugas petugas hingga pemberian layanan kepada masyarakat dan warga binaan.
Selain itu, penambahan daya listrik yang sesuai kebutuhan dapat menunjang penggunaan berbagai perangkat operasional di dalam lapas.
Dengan dukungan infrastruktur kelistrikan yang memadai, jajaran petugas dapat menjalankan tugas secara lebih optimal serta meminimalkan potensi gangguan yang bersumber dari permasalahan jaringan listrik.
Rapat koordinasi secara virtual ini juga menjadi sarana bagi jajaran pemasyarakatan untuk menyamakan pemahaman mengenai persiapan teknis, kebutuhan infrastruktur, dan langkah tindak lanjut yang diperlukan.
Melalui koordinasi tersebut, setiap UPT diharapkan dapat mengidentifikasi kebutuhan secara tepat sebagai dasar perencanaan penambahan daya dan perbaikan jaringan listrik.
Lapas Kelas IIA Rantauprapat terus mendukung upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
Kesiapan infrastruktur, termasuk jaringan listrik, menjadi bagian penting dalam menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara berkelanjutan.
Keikutsertaan dalam rapat koordinasi ini menegaskan komitmen Lapas Rantauprapat untuk mendukung langkah pencegahan risiko serta meningkatkan keandalan fasilitas operasional.
Melalui perencanaan yang terarah dan koordinasi yang berkesinambungan, Lapas Rantauprapat diharapkan mampu menjaga kelancaran kegiatan serta memberikan pelayanan publik yang optimal.
Dengan demikian, persiapan penambahan daya dan perbaikan jaringan listrik diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat keamanan, meningkatkan kesiapan sarana prasarana, dan mendukung penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional serta akuntabel.

