Oktober 8, 2026 23:28
Breaking News

Lapas Gunungtua Penuhi Hak Keagamaan WBP Beragama Kristen Lewat Kebaktian

BINTASARA.com, GUNUNGTUA – Kebaktian WBP Lapas Gunungtua menjadi salah satu bentuk pemenuhan hak keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Kristen.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Gunungtua memberikan ruang kepada WBP untuk menjalankan ibadah sekaligus memperkuat pembinaan kepribadian dan mental selama menjalani masa pidana.

Kegiatan kebaktian berlangsung di ruang perpustakaan Lapas Kelas III Gunungtua pada Kamis (08/10/2026).

Para WBP Kristen mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib, khidmat, dan penuh kekhusyukan.

Petugas memfasilitasi pelaksanaan ibadah sebagai bagian dari komitmen Lapas Gunungtua dalam memenuhi hak dasar warga binaan.

Melalui kegiatan keagamaan, Lapas tidak hanya memberikan kesempatan kepada WBP untuk menjalankan ajaran agama, tetapi juga mendorong mereka membangun sikap positif selama mengikuti program pembinaan.

Kebaktian WBP Lapas Gunungtua Berlangsung Khidmat

Dalam kebaktian WBP Lapas Gunungtua, para peserta mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan keagamaan.

Kegiatan diawali dengan doa, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan puji-pujian dan mendengarkan firman Tuhan.

Para WBP mengikuti setiap rangkaian ibadah dengan tertib. Suasana sederhana di ruang perpustakaan tetap terasa khidmat dan penuh kekhusyukan.

Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdoa, melakukan refleksi diri, serta semakin mendekatkan diri kepada Tuhan.

Pelaksanaan kebaktian juga menjadi sarana bagi WBP untuk memperoleh penguatan spiritual.

Nilai-nilai keagamaan yang mereka terima diharapkan dapat membantu membentuk pola pikir dan perilaku yang lebih baik selama menjalani pembinaan di dalam Lapas.

Pembinaan Keagamaan Perkuat Mental Warga Binaan

Lapas Kelas III Gunungtua terus mendorong pelaksanaan pembinaan keagamaan sebagai bagian dari proses pembentukan kepribadian WBP.

Pembinaan tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai positif, seperti kedisiplinan, ketenangan, tanggung jawab, kasih terhadap sesama, serta kesadaran untuk memperbaiki diri.

Melalui kegiatan ibadah yang dilaksanakan secara rutin, WBP mendapatkan kesempatan untuk memperkuat kehidupan spiritual sekaligus melakukan introspeksi terhadap kesalahan yang pernah dilakukan.

Proses tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan mereka agar mampu kembali ke tengah masyarakat dengan sikap dan perilaku yang lebih baik.

Selain memenuhi hak keagamaan, kegiatan kebaktian WBP Lapas Gunungtua juga menjadi bagian dari upaya Lapas menciptakan lingkungan pembinaan yang humanis dan mendukung perubahan positif warga binaan.

Lapas Gunungtua berharap nilai-nilai yang diperoleh melalui pembinaan keagamaan tidak berhenti pada kegiatan ibadah saja.

Para WBP diharapkan mampu menerapkan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik selama berada di dalam Lapas maupun setelah kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Dengan konsistensi pelaksanaan pembinaan keagamaan, Lapas Kelas III Gunungtua terus berupaya membangun kesadaran WBP untuk memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa mendatang.

© 2026 PT Media Bintasara Design By BobRiva