September 24, 2026 21:30
Breaking News

Wujud Komitmen Bersih dari Narkoba, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli Bersama BNNK Gelar Tes Urine

BINTASARA.com, GUNUNGSITOLI – Kegiatan Tes urine Lapas Gunungsitoli bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gunungsitoli menjadi langkah nyata dalam memperkuat pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Kegiatan tersebut menyasar jajaran pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba.

Kegiatan tes urine berlangsung di Lapas Kelas IIB Gunungsitoli pada Rabu (23/09/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Jajaran Lapas Gunungsitoli mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan dengan tertib dan disiplin.

Pelaksanaan kegiatan juga mengedepankan transparansi untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan sesuai prosedur.

Lapas Kelas IIB Gunungsitoli menggandeng BNNK Gunungsitoli dalam pelaksanaan pemeriksaan tersebut.

Tim BNNK Gunungsitoli mendampingi proses pemeriksaan secara langsung sehingga setiap tahapan dapat terlaksana secara objektif dan profesional.

Sebanyak 78 orang mengikuti tes urine. Peserta terdiri dari 68 pegawai Lapas Kelas IIB Gunungsitoli dan 10 WBP.

Seluruh peserta mengikuti pemeriksaan dengan kooperatif sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan bersama BNNK Gunungsitoli, seluruh peserta menunjukkan hasil tes urine negatif narkoba.

Hasil tersebut menjadi bagian penting dalam upaya Lapas Gunungsitoli melakukan deteksi dini sekaligus memperkuat pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika.

Kalapas Kelas IIB Gunungsitoli terus mendorong seluruh jajaran untuk menjaga integritas dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Pemeriksaan urine secara berkala juga menjadi salah satu langkah preventif untuk memastikan pegawai dan warga binaan tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

Selain pemeriksaan urine, sinergi antara Lapas Gunungsitoli dan BNNK Gunungsitoli memperkuat koordinasi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari narkoba.

Kolaborasi antarlembaga tersebut juga mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang mengedepankan keamanan, pembinaan, dan pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Pelaksanaan tes urine Lapas Gunungsitoli ini sekaligus menunjukkan keseriusan jajaran pemasyarakatan dalam menjaga lingkungan lapas tetap kondusif.

Dengan melibatkan pihak eksternal seperti BNNK Gunungsitoli, proses pemeriksaan dapat berlangsung secara transparan dan memberikan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.

Lapas Kelas IIB Gunungsitoli berkomitmen untuk terus memperkuat langkah pencegahan dan pengawasan terhadap narkotika.

Seluruh jajaran diharapkan mempertahankan kedisiplinan serta mendukung berbagai program pemberantasan narkoba demi mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkotika.

Hasil negatif dari seluruh peserta menjadi momentum untuk terus mempertahankan komitmen tersebut.

Melalui sinergi bersama BNNK Gunungsitoli, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli akan terus meningkatkan upaya deteksi dini dan pencegahan agar peredaran serta penyalahgunaan narkotika tidak berkembang di lingkungan pemasyarakatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 PT Media Bintasara Design By BobRiva