September 19, 2026 00:00
Breaking News

Wujudkan Ikhtiar Spiritual, 863 Petugas dan Warga Binaan Lapas Rantauprapat Gelar Salat Istisqa Berjamaah

BINTASARA.com, RANTAUPRAPAT – Salat Istisqa diikuti sebanyak 863 petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat, Jumat (18/9/2026) pagi.

Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar spiritual jajaran Lapas Rantauprapat untuk memohon rahmat dan keberkahan Allah SWT berupa turunnya hujan.

Sebanyak 863 peserta mengikuti Salat Istisqa Lapas Rantauprapat yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB.

Peserta terdiri atas 31 pegawai atau petugas Lapas dan 832 Warga Binaan Pemasyarakatan.

Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh kekhusyukan.

Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Yosef Leonard Sihombing, membuka rangkaian kegiatan dengan memberikan arahan dan sambutan kepada seluruh jamaah.

Ia mengajak jajaran petugas dan warga binaan untuk menjaga keikhlasan, memperbanyak rasa syukur, serta mempererat kebersamaan melalui doa bersama.

Yosef menyampaikan bahwa pelaksanaan Salat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon pertolongan dan rahmat Allah SWT.

Ia berharap hujan yang turun nantinya dapat membawa kesejukan, keberkahan, serta manfaat bagi seluruh jajaran Lapas, warga binaan, dan masyarakat sekitar.

“Melalui ikhtiar spiritual dan doa bersama dalam Salat Istisqa ini, kita mengetuk pintu langit dengan harapan Allah SWT menurunkan rahmat-Nya berupa hujan yang membawa keberkahan, kesejukan, serta kebaikan bagi seluruh jajaran, warga binaan, dan masyarakat di lingkungan sekitar,” ujar Yosef Leonard Sihombing.

Selanjutnya, Ustaz Mara Sakti Harahap, Lc., Dp.Il. memimpin pelaksanaan salat sekaligus menyampaikan khutbah. Para jamaah mengikuti setiap rangkaian ibadah dengan khusyuk hingga kegiatan selesai.

Jajaran pengamanan Lapas Kelas IIA Rantauprapat juga mengawal kegiatan secara intensif.

Petugas memastikan seluruh rangkaian Salat Istisqa Lapas Rantauprapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa mengurangi kekhusyukan para jamaah.

Selain menjadi sarana ibadah, kegiatan tersebut sekaligus memperkuat pelaksanaan pembinaan kerohanian dan kepribadian bagi warga binaan.

Lapas Rantauprapat terus mendorong warga binaan untuk mengikuti kegiatan positif yang dapat meningkatkan nilai keagamaan, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui pelaksanaan Salat Istisqa, jajaran Lapas Rantauprapat menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan ruang bagi penguatan spiritual dan pembinaan kepribadian warga binaan.

Kegiatan bersama tersebut juga mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan melalui momentum ibadah berjamaah.

Dengan penuh harap, seluruh jamaah memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan rahmat, keselamatan, kesehatan, serta menurunkan hujan yang membawa manfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 PT Media Bintasara Design By BobRiva