September 18, 2026 20:44
Breaking News

Mohon Hujan dan Keselamatan, Lapas Muara Teweh Gelar Sholat Istisqo dan Doa Bersama

BINTASARA.com, MUARA TEWEH – Sholat Istisqo menjadi ikhtiar spiritual jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh dalam menghadapi musim kemarau dan keterbatasan air bersih.

Kegiatan ini mempertemukan seluruh pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk memohon turunnya hujan, perlindungan, serta keselamatan dari dampak kekeringan pada Jumat (18/09/2026).

Lapas Muara Teweh melaksanakan sholat istisqo secara berjemaah dalam suasana khidmat.

Ustadz Alianoor dari Kementerian Agama turut hadir dan memberikan tausiah kepada seluruh peserta.

Melalui kegiatan tersebut, jajaran Lapas Muara Teweh tidak hanya menjalankan ibadah sunnah, tetapi juga mengajak seluruh warga pemasyarakatan memperkuat ketakwaan dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.

Rangkaian Sholat Istisqo Lapas Muara Teweh meliputi pelaksanaan sholat berjemaah, doa bersama, dan tausiah.

Dalam tausiah tersebut, Ustadz Alianoor mengajak seluruh peserta melakukan muhasabah diri serta meningkatkan kepedulian sosial, khususnya dalam menghadapi keterbatasan air bersih selama musim kemarau.

Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi petugas dan WBP untuk memperkuat mental serta spiritual.

Mereka diajak menjadikan kondisi kemarau sebagai pengingat agar selalu bersyukur, menjaga lingkungan, dan meningkatkan kepedulian terhadap kebutuhan bersama.

Selain memanjatkan doa untuk memohon curah hujan, Lapas Muara Teweh memberikan edukasi mengenai pentingnya membangun budaya hemat air.

Petugas mengimbau seluruh WBP menggunakan air secara bijak dan menghindari pemborosan dalam aktivitas sehari-hari.

Imbauan tersebut menjadi bagian penting dari upaya Lapas Muara Teweh menghadapi potensi krisis air bersih.

Setiap warga pemasyarakatan diharapkan menggunakan air sesuai kebutuhan sehingga ketersediaan air dapat terjaga selama musim kemarau berlangsung.

Kepala Lapas Muara Teweh mengatakan bahwa pelaksanaan sholat istisqo merupakan bentuk ikhtiar lahir dan batin dalam menghadapi tantangan lingkungan.

Menurutnya, doa dan usaha perlu berjalan beriringan agar seluruh jajaran dapat menghadapi kondisi kemarau dengan penuh kesabaran dan kepedulian.

“Melalui Sholat Istisqo dan doa bersama ini, kami berharap Allah SWT segera menurunkan berkah hujan serta menjauhkan kita dari segala musibah kekeringan. Di samping itu, penguatan spiritual ini juga melatih warga binaan untuk senantiasa bermuhasabah diri dan membudayakan hidup hemat air,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Muara Teweh berharap seluruh pegawai dan WBP semakin memahami pentingnya menjaga ketersediaan air bersih.

Sholat Istisqo Lapas Muara Teweh sekaligus menjadi pengingat bahwa menghadapi musim kemarau membutuhkan ikhtiar spiritual, kepedulian sosial, dan tindakan nyata dalam menghemat air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 PT Media Bintasara Design By BobRiva