BINTASARA.com, GUNUNGSITOLI — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunungsitoli menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gunungsitoli. Rabu, 21 Oktober 2026.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli bersama Kasi Binadik dan Giatja serta Kasubsi Registrasi dan Bimkemas.
Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi yang baik antara jajaran pemasyarakatan dan penyelenggara pemilihan umum di wilayah Kota Gunungsitoli.
Dalam suasana penuh keakraban, kunjungan ini menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi serta memperkuat koordinasi terkait pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing instansi.
Lapas Kelas IIB Gunungsitoli sebagai institusi yang melaksanakan pelayanan dan pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan senantiasa membuka ruang komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk KPU Kota Gunungsitoli.
Hubungan kelembagaan yang baik diharapkan dapat mendukung kelancaran koordinasi, khususnya dalam hal-hal yang berkaitan dengan pemenuhan hak-hak warga binaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Koordinasi antara Lapas Gunungsitoli dan KPU Kota Gunungsitoli juga memiliki arti penting dalam mendukung pemenuhan hak politik warga binaan yang memenuhi persyaratan sebagai pemilih.
Sebagai bagian dari warga negara Indonesia, warga binaan tetap memiliki hak konstitusional yang harus dihormati dan difasilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi dengan penyelenggara pemilihan umum menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung terselenggaranya pelayanan yang tertib, akuntabel, dan sesuai prosedur, termasuk dalam aspek administrasi kepemiluan apabila diperlukan.
Melalui kunjungan silaturahmi ini, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan berbagai instansi dan lembaga terkait demi mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.
Diharapkan, komunikasi yang telah terjalin dapat terus dipelihara dan ditingkatkan guna mendukung pelayanan publik yang berkualitas serta memastikan pemenuhan hak-hak warga binaan berjalan sesuai ketentuan.
Dengan semangat keterbukaan, kolaborasi, dan tanggung jawab, Lapas Gunungsitoli terus berupaya menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis sekaligus mendukung kehidupan demokrasi yang inklusif bagi seluruh warga negara.

