September 29, 2026 05:29
Breaking News

Penguatan Komitmen: Lapas Gunungsitoli Ikuti Pengarahan Strategis Kakanwil Ditjenpas Sumut

BINTASARA.com, GUNUNGSITOLI – Pengarahan Strategis Kakanwil Ditjenpas Sumut menjadi momentum bagi jajaran Lapas Kelas IIB Gunungsitoli untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas pemasyarakatan, khususnya pada aspek pengamanan, pelayanan publik, integritas, dan profesionalisme petugas.

Kegiatan tersebut berlangsung melalui Zoom di Aula Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Senin (28/9/2026).

Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, mengikuti kegiatan tersebut bersama Ka.KPLP Makhriza, Kasibinadik Hiburan Loi, serta seluruh jajaran pegawai.

Mereka mengikuti pengarahan yang disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang.

Melalui pengarahan strategis Kakanwil Ditjenpas Sumut, jajaran Lapas Gunungsitoli memperoleh sejumlah penekanan penting sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Arahan tersebut menitikberatkan pada penguatan tata kelola pemasyarakatan yang bersih, disiplin, profesional, dan berintegritas.

Salah satu poin yang mendapat perhatian adalah penegasan mengenai perlakuan yang setara terhadap warga binaan.

Kakanwil mengingatkan agar petugas tidak memberikan keistimewaan terhadap kamar tertentu, kecuali terdapat alasan medis yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, Kakanwil juga menegaskan penghapusan tamping malam sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Petugas juga harus meningkatkan kedisiplinan ketika menjalankan tugas di area Karupam.

Dalam pelaksanaan tugas di area tersebut, petugas tidak diperbolehkan membawa tas maupun telepon seluler.

Ketentuan tersebut bertujuan mendukung pelaksanaan pengamanan secara optimal sekaligus memastikan petugas tetap fokus terhadap tanggung jawab yang mereka emban.

Arahan lainnya mencakup peningkatan standar pengamanan kesehatan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi kedaruratan.

Jajaran pemasyarakatan juga mendapat penekanan untuk mengikuti pelatihan Massive Open Online Course (MOOC) sebagai bagian dari pengembangan kompetensi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Kakanwil turut mendorong jajaran pemasyarakatan agar mengoptimalkan penggunaan media sosial secara positif.

Media sosial dapat menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai kegiatan pembinaan, pelayanan, serta informasi positif mengenai pelaksanaan tugas pemasyarakatan kepada masyarakat.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kalapas Gunungsitoli, Sahat Bangun, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menjalankan setiap instruksi dengan penuh tanggung jawab.

Ia menegaskan pentingnya membangun kesamaan pemahaman dan langkah di antara seluruh petugas agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai ketentuan.

“Jajaran Lapas Gunungsitoli siap menindaklanjuti setiap arahan dan instruksi yang disampaikan. Kami akan terus memperkuat disiplin, pengamanan, pelayanan, serta integritas dalam pelaksanaan tugas,” ujar Sahat.

Kegiatan pengarahan strategis Kakanwil Ditjenpas Sumut tersebut berlangsung dengan aman, tertib, kondusif, dan lancar.

Jajaran Lapas Gunungsitoli mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bentuk keseriusan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Gunungsitoli juga menunjukkan komitmennya terhadap keterbukaan dan peningkatan profesionalisme.

Publikasi kegiatan menjadi salah satu sarana untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai berbagai langkah pembenahan yang dilakukan jajaran pemasyarakatan.

Keterbukaan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong dukungan terhadap pelaksanaan pembinaan warga binaan.

Dengan penguatan pengamanan, pelayanan, kompetensi, dan integritas petugas, Lapas Gunungsitoli terus berupaya menjalankan tugas pemasyarakatan secara profesional dan bertanggung jawab.

© 2026 PT Media Bintasara Design By BobRiva