Agustus 1, 2026 21:48
Breaking News

Lapas Gunungsitoli Perkuat Pembinaan Lewat Senam, Coffee Morning, dan Sosialisasi Hak

BINTASARA.com, GUNUNGSITOLI – Lapas Gunungsitoli perkuat pembinaan melalui kegiatan senam pagi, coffee morning, dan sosialisasi hak serta kewajiban Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (1/8/2026) ini, menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas IIB Gunungsitoli dalam meningkatkan kesehatan fisik, memperkuat disiplin, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan pemahaman yang utuh mengenai hak integrasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Senam Pagi Tingkatkan Kebugaran dan Kekompakan

Petugas Lapas bersama Kepala Regu Pengamanan (Karupam) dan anggota blok mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan sejak pagi hari.

Setelah seluruh peserta berkumpul, kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi yang diikuti oleh seluruh pegawai dan Warga Binaan.

Melalui kegiatan olahraga bersama tersebut, Lapas Gunungsitoli tidak hanya mengajak Warga Binaan menjaga kebugaran jasmani, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan, kedisiplinan, serta pola hidup sehat di lingkungan pemasyarakatan.

Baca Juga  Wujudkan Lingkungan yang Asri, Pegawai Lapas Gunungsitoli Gotong Royong Bersama Pemerintah Kota Gunungsitoli

Seluruh rangkaian senam berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme sehingga menciptakan suasana pembinaan yang kondusif.

Coffee Morning Bangun Komunikasi Positif

Usai melaksanakan senam pagi, seluruh peserta mengikuti kegiatan coffee morning.

Momentum ini dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan yang harmonis antara petugas dan Warga Binaan sekaligus membangun komunikasi yang terbuka dalam suasana yang lebih santai.

Melalui dialog yang terjalin, berbagai pesan mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan lapas dapat disampaikan secara efektif.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, produktif, serta mendukung keberhasilan proses pembinaan.

Kalapas Sosialisasikan Hak dan Kewajiban Warga Binaan

Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, didampingi jajaran, kemudian memberikan sosialisasi mengenai hak dan kewajiban Warga Binaan.

Baca Juga  Langkah Terakhir Menuju Pengabdian, Pembaretan PNS Lapas Gunungsitoli Cetak Petugas Profesional

Dalam arahannya, Kalapas menegaskan bahwa setiap Warga Binaan memiliki hak yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan, namun juga wajib mematuhi seluruh tata tertib yang berlaku di dalam lapas.

Ia mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap aturan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengikuti seluruh program pembinaan secara aktif merupakan syarat utama bagi Warga Binaan untuk memperoleh hak integrasi, seperti Pembebasan Bersyarat (PB) maupun Cuti Bersyarat (CB).

Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya bergantung pada program yang disediakan oleh lapas, tetapi juga pada kesungguhan setiap Warga Binaan dalam menunjukkan perubahan perilaku yang positif selama menjalani masa pidana.

Hak Integrasi Diberikan Secara Transparan dan Gratis

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas juga menegaskan bahwa proses pemberian hak integrasi dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ia mengingatkan seluruh Warga Binaan agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan percepatan pengurusan hak integrasi dengan meminta imbalan tertentu.

Baca Juga  Panen Raya Lele 100 Kilogram, Lapas Gunungsitoli Wujudkan Program Ketahanan Pangan

Seluruh proses pelayanan hak integrasi diberikan tanpa dipungut biaya dan hanya dapat diperoleh apabila seluruh persyaratan administratif maupun substantif telah dipenuhi.

Melalui sosialisasi tersebut, Lapas Gunungsitoli berharap seluruh Warga Binaan semakin memahami hak dan kewajibannya sehingga mampu menjalani proses pembinaan dengan disiplin, bertanggung jawab, dan siap kembali berintegrasi secara sehat di tengah masyarakat.

Kegiatan senam pagi, coffee morning, dan sosialisasi hak serta kewajiban ini berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Program tersebut sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Lapas Gunungsitoli dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan, serta membentuk Warga Binaan yang sehat, produktif, disiplin, dan siap kembali menjadi bagian dari masyarakat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

© 2026 PT Media Bintasara Design By BobRiva