BINTASARA.com, BALIGE – Evaluasi Anugerah Pembangunan Budaya Integritas (APBI) 2026 menjadi salah satu upaya untuk memperkuat komitmen Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, transparan, dan akuntabel.
Rutan Balige mengikuti kegiatan evaluasi yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menilai sekaligus mendorong penerapan nilai-nilai integritas di lingkungan satuan kerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Melalui evaluasi APBI 2026, Rutan Balige menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi serta memperkuat pelaksanaan reformasi birokrasi.
Duta Pelayanan Perkenalkan Lingkungan Kerja Rutan Balige
Rutan Balige mengawali rangkaian evaluasi dengan kegiatan office tour yang dipandu oleh Duta Pelayanan.
Dalam sesi tersebut, Duta Pelayanan memperkenalkan lingkungan kantor, sarana dan prasarana, serta fasilitas yang mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Kegiatan office tour ini memberikan gambaran mengenai lingkungan kerja dan kesiapan fasilitas pelayanan di Rutan Balige.
Melalui pengenalan tersebut, Rutan Balige menunjukkan upaya untuk menghadirkan pelayanan publik yang tertata, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Setelah sesi pengenalan lingkungan kantor, tim melanjutkan kegiatan dengan tahapan evaluasi pembangunan budaya integritas.
Evaluasi ini menjadi bagian penting dalam mendorong satuan kerja agar terus menerapkan prinsip akuntabilitas, meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta memperkuat langkah pencegahan korupsi.
Perkuat Integritas dan Akuntabilitas Pelayanan Publik
Keikutsertaan Rutan Balige dalam evaluasi APBI 2026 mencerminkan komitmen jajaran untuk membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan profesionalisme.
Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam menjalankan tugas pemasyarakatan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan.
Rutan Balige juga terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan melalui pelaksanaan tugas yang transparan dan akuntabel.
Setiap unsur organisasi diharapkan mampu menjalankan tanggung jawab sesuai ketentuan serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang bersih dari praktik korupsi.
Selain itu, penguatan budaya integritas perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan membangun kebiasaan kerja yang berlandaskan integritas, Rutan Balige berupaya menjaga kepercayaan masyarakat dan mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin baik.
Melalui evaluasi APBI 2026, Rutan Kelas IIB Balige berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan, memperkuat akuntabilitas, dan mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Komitmen ini diharapkan mampu mendorong terbentuknya budaya kerja yang profesional, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

