Oktober 12, 2026 22:01
Breaking News

Perkuat Iman, Lapas Muara Teweh Bangun Harapan Warga Binaan

BINTASARA.com, MUARA TEWEH – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh terus memperkuat pembinaan kerohanian warga binaan melalui kegiatan ibadah bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) beragama Kristen.

Pada Sabtu, 10 Oktober 2026, Lapas Muara Teweh memfasilitasi pelayanan ibadah bersama Pelayanan Kelompok Lansia (PKL) Jemaat GKE Anugerah Muara Teweh sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan spiritual warga binaan.

Kegiatan ibadah tersebut menghadirkan Pdt. Setni Penti Hustaria sebagai pelayan firman Tuhan dan Risma Saragih sebagai liturgos.

Keduanya memimpin rangkaian ibadah yang berlangsung dengan khidmat dan penuh penghayatan.

Para warga binaan mengikuti kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk beribadah, memperdalam iman, serta memperoleh ketenangan batin selama menjalani masa pidana.

Melalui pembinaan kerohanian warga binaan, Lapas Muara Teweh berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga memperhatikan perkembangan mental dan spiritual setiap warga binaan.

Kegiatan ini memberikan ruang bagi WBP untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, merefleksikan perjalanan hidup, serta menumbuhkan tekad untuk memperbaiki diri.

Dalam pelayanan firman Tuhan, warga binaan diajak untuk memahami pentingnya menerapkan nilai-nilai kasih, kejujuran, kesabaran, dan pengharapan dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi mereka dalam membangun sikap yang lebih positif, menghargai sesama, serta mempersiapkan diri untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

Selain memenuhi kebutuhan ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan optimisme dan memperkuat semangat warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.

Dukungan spiritual diharapkan membantu mereka menghadapi berbagai tantangan selama berada di dalam lapas sekaligus mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.

Kehadiran Pelayanan Kelompok Lansia Jemaat GKE Anugerah Muara Teweh turut mempererat hubungan antara pihak lapas dan masyarakat melalui pelayanan keagamaan.

Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pembinaan warga binaan dapat melibatkan berbagai unsur masyarakat untuk mendukung proses pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai moral.

Lapas Muara Teweh terus memfasilitasi kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya memberikan pembinaan yang menyeluruh kepada warga binaan.

Melalui kegiatan ibadah yang berkelanjutan, pihak lapas berharap warga binaan dapat meningkatkan kualitas spiritual, menumbuhkan kesadaran untuk memperbaiki diri, serta membangun harapan baru dalam menatap masa depan.

Dengan demikian, pembinaan kerohanian warga binaan menjadi salah satu sarana penting untuk mendukung proses perubahan diri selama menjalani masa pidana.

Bekal nilai-nilai keagamaan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga warga binaan mampu mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan berkontribusi positif ketika kembali ke tengah masyarakat.

© 2026 PT Media Bintasara Design By BobRiva